Jadwal Perpanjangan SIM di Kulonprogo Selasa 27 Oktober 2026, Cek Lokasinya
Cek jadwal perpanjangan SIM A dan C di Kulonprogo pada 27 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi layanan dan dokumen persyaratan.
Pemateri asal Singapura mendorong pemikir Indonesia untuk menggali konsep lokal dalam membumikan ilmu sosial.
Harianjogja.com, SLEMAN - Seminar internasional tentang membumikan ilmu sosial digelar di Ruang Ki Hadjar Dewantara Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Rabu (4/10/2017).
Pemateri asal Singapura mendorong pemikir Indonesia untuk menggali konsep lokal dalam membumikan ilmu sosial.
Guru Besar Sosiologi National University of Singapore Prof. Syed Farid Alatas menilai, pemikiran barat telah mengesampingkan kearifan lokal masyarakat timur. Selama ini yang terjadi, peneliti Barat membaca fenomena dalam budaya timur dengan kacamata barat.
Akibatnya banyak konsep kearifan lokal di masyarakat timur yang hilang atau bahkan berubah. Terkadang konsep dan teori barat memutar balikkan kenyataan sosial. Contohnya, seperti kajian oleh Belanda tentang Agama di Indonesia dan kajian Inggris tentang agama di India.
"Penyebutan agama Hindu, misalnya. Di India sebelum era kolonialisme agama ini sebenarnya tidak ada. Mereka menyembah dewa yang berbeda, seperti Siwa, Wisnu, atau Kali. Namun akademisi Barat menganggap agama-agama itu sebagai sekte dan menggolongkannya ke agama baru, Hindu," ujar dia dalam seminar bertajuk Indigenization of Social Sciences ini.
Contoh lain, kata dia, terkait kajian Ibnu Khaldun yang hampir dipakai di seluruh dunia barat. Banyak sekali karya-karya barat tentang Ibnu Khaldun. Akantetapi, mereka hanya menganggap pemikiran Ibnu Khaldun itu sebagai sumber data semata, tidak dianggap sebagai teori.
Oleh karena itu dia mengajak para pemikir Indonesia untuk mulai menggali konsep lokal sebagai referensi, bukan sekadar sebagai data namun bisa diangkat sebagai teori yang berdasarkan pemikiran timur.
"Bahasa kita sebagai alat untuk menterjemahkan, kita tidak anggap bahasa kita sebagai suatu khasanah untuk konsep yang baru. Seperti merantau dan berhijrah, terutama dalam kajian teoritis tentang migrasi. Merantau dan berhijrah tidak sama. Paham merantau bisa universal tidak hanya di Indonesia tetapi juga negara lain, seperti Afrika dan Amerika latin," ungkapnya.
Dekan Fakultas Ilmu Sosial UNY Prof. Ajat Sudrajat mengatakan, tema konferensi ini berangkat dari topik yang tengah digalakkan di UNY beberapa tahun terakhir tentang masih belum banyaknya kajian sosial yang berasal dari pandangan lokal. Dia berharap konferensi ini bisa memicu lahirnya pemikir-pemikir dalam negeri yang mampu mengungkap fenomena sosial di Indonesia lewat sudut pandang keindonesiaan.
"Ketergantungan ilmu sosial muncul karena ketergantungan gagasan, sistem pembelajaran dan ketrampilan Barat. Ketergantungan akademik ini karena kurangnya pendekatan masyarakat lokal terhadap ilmu sosial," kata dia.
Ajat menambahkan, untuk mengatasi ketergantungan itu harus dilakukan pribumisasi ilmu sosial dengan strategi membangun konstruksi identitas. Bisa dilakukan dengan menafsirkan kembali tradisi dan budaya masyarakat setempat.
"Kita harus mengatasi tantangan ketergantungan akademis ini melalui diskursu indigenisasi ilmu sosial," tegas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal perpanjangan SIM A dan C di Kulonprogo pada 27 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi layanan dan dokumen persyaratan.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Kamis, 29 Oktober 2026. Tarif Rp12.000 sekali jalan, tersedia enam jadwal pergi dan pulang.
Cek jadwal KSPN dari Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Drini pada 29 Oktober 2026, lengkap dengan tarif dan jadwal pulang.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis, 29 Oktober 2026, tersedia 10 perjalanan dari pagi hingga malam untuk kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA 29 Oktober 2026 tersedia untuk layanan reguler dan Xpress. Cek jam keberangkatan Jogja–YIA dan sebaliknya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan di setiap stasiun.