Proyek Konservasi Burung Aviary Purwosari Ditarget Rampung 2029
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Salah seorang siswi SD Karangmojo II sedang menjalani imunisasi HPV Imunisasi dilakukan oleh petugas medis dari Puskesmas Karangmojo, Jumat (6/10/2017). (Istimewa/Polsek Karangmojo)
Imunisasi Human Papiloma Virus (HPV) mulai dilaksanakan di Gunungkidul.
Harianjogja.com, GUNUNGGKIDUL-- Siswi Sekolah Dasar di Gunungkidul mulai diberikan imunisasi Human Papiloma Virus (HPV). Rencananya pemberian vaksin untuk menecegah penyakit kanker serviks dilakukan mulai Jumat (6/10/2017) hingga
kamis (26/10/2017).
Pelaksanaan imunisasi HPV dapat dilihat di sejumlah sekolah, seperti di SD Muhammadiyah Kuwon, Ponjong; SD Negeri 2 Karangmojo dan SD Grogol IV, Karangmojo. Di Kecamatan Nglipar imunisasi dilaksanakan di SD Negeri Nglipar 2 yang diikuti siswi dari dua sekolah lain, seperti SD Negeri Sumberejo dan SD Negeri Nglipar 1. Vaksin ini diberikan kepada siswi kelas V dengan cara suntik di bagian bahu. Rencananya setelah diberikan vaksin ini, anak-anak kembali diimunisasi untuk penyempurnaan yang dilaksanakan pada Agustus 2018.
Kepala Puskesmas Ponjong 1 Edi Suharismanto mengatakan, pemberian imunisasi HPV kepada siswi SD dilakukan serentak di Gunungkidul, mulai Jumat (6/10/2017). Untuk pelaksanaan di Ponjong yang berlansung kemarin diikuti oleh 338 siswa dan melibatkan sejumlah petugas medis dari Puskesmas 1 dan 2. “Kami bersyukur semua berjalan dengan aman dan tertib,” kata Edi kepada wartawan, Jumat (6/10/2017).
Dia menjelaskan, pemberian vaksin HPV untuk mencegah penyebaran penyakit kanker serviks. Virus ini, sambung Edi, banyak hidup di sel-sel kulit. Gejala awal munculnya penyakit ini adanya benjolan seperti kutil di bagian tubuh. Ia pun meminnta saat ada tanda-tanda seperti itu segera memeriksakan diri ke layanan kesehatan terdekat. “Kanker serviks merupakan salah satu penyakit yang memantikan. Oleh karenanya, dilakukan imunisasi untuk tindakan pencegahan,” ungkapnya.
Sementara itu, Camat Karangmojo, Wastana mengaku senang dengan adanya program pemerintah yang memberikan imunisasi HPV. Harapannya dengan pemberian vaksin dapat mencegah penyebaran penyakit kanker serviks. “Meski mematikan, ini bisa dicegah. Salah satunya dengan memberikan vaksin HPV,” katanya.
Dia menjelaskan, untuk di wilayah Karangmojo terdapat 349 siswi yang wajib diberikan imunisasi HPV. Adapun rinciannya, 235 siswa berada di sekitaran wilayah Puskesmas Karangmojo 1 dan sisanya 114 siswa berada di wilayah Puskesmas Karangmojo 2.
Sekretaris Dinas Kesehatan Gunungkidul Priyanta Madya Satmaka mengatakan, pelaksanaan imunisasi HPV dilaksanakan serentak di seluruh kecamatan pada Jumat kemarin. Diitargetkan dalam imunisasi ini ada 4.270 siswi kelas lima dapat mendapatkan vaksin HPV. “Di wilayah DIY, selain Gunungkidul, imunisasi juga diberikan kepada siswi di Kulonprogo. Rencananya oleh provinsi gerakan imunisasi HPV baru dilakukan pada tanggal 8 Oktober ini,” kata Priyanta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.
Persib Bandung memastikan seluruh pemain dan ofisial aman usai diduga mendapat serangan oknum suporter setelah laga kontra PSM Makassar.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.