Ada Semar Membawa Kuas di Bawah Jembatan Kewek
Ilustrasi keberagaman agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. (notthingham.com)
Sumpah Pemuda diisi dengan mural keberagaman.
Harianjogja.com, JOGJA-- Mural bergambar tokoh wayang Semar yang membawa kuas di dinding bawah Jembatan Kewek, akan diselsaikan pembuatannya Sabtu (28/10/2017).
Selain di Jembatan Kewek, satu titik lainnya yang dipilih menjadi tempat pentas seni dan mural adalah RT 69/RW14, Kelurahan Gedongkiwo, Mantrijeron, Kota Jogja.
Menurut Ketua Perkumpulan Kebudayaan Tritura, Suwarman mural pemuda bersama seniman ini bertujuan untuk menolak segala jenis perbedaan suku, ras, dan agama. “Seperti Sumpah Pemuda yang dihadiri banyak perwakilan,” jelas Suwarman, Jumat (27/10/2017).
Ia menambahkan pentas seni akan dimeriahkan oleh kesenian masyarakat setempat dan dari Tritura menampilkan Orkes Jangan Gori (Jangan Belah Negoro Kami). Sebelumnya,
Sebelumnya Perkumpulan Kebudayaan Tritura melalui kegiatan bertajuk Jogja City of Tolerance (JCot) telah membuat petisi Petisi Merdeka dalam Keberagaman di Tugu Pal Putih. Petisi ini juga ditandatangani Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi menandatangani, Jumat (13/10/2017) lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Share