Bantuan Air Bersih Sudah Menjangkau 8 Kapanewon di Gunungkidul
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Ilustrasi Rancangan APBD (JIBI/Solopos/Dok.)
Pemkab Gunungkidul berhemat Rp3,3 miliar.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-- Pemerintah DIY mengevaluasi APBD Perubahan 2017 yang telah disepakati bersama antara pemkab dengan DPRD Gunungkidul. Dari hasil evaluasi, Pemkab melakukan tindaklanjut dengan melakukan efisiensi program kegiatan.
Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul Putro Sapto Wahyono mengatakan, hasil evaluasi dari Gubernur DIY tentang APBD Perubahan Gunungkidul 2017 telah diterima beberapa waktu lalu. Dari hasil evaluasi itu, Pemkab diminta melakukan efisiensi anggaran di sejumlah kegiatan, mulai dari surat perjalanan dinas pemkab, tunjangan DPRD hingga beberapa program kegiatan yang tidak diperkenankan adannya penambahan anggaran. “Namun dalam evaluasi tidak menyebut nominal dan hanya menulis tentang agenda kegiatan,” katanya Kamis (9/11/2017).
Menurut dia, salah satu evaluasi yang diberikan berkaitan dengan surat perjalan dinas. Dalam hal ini, kata Putro, Gubernur DIY Sri Sultan HB X menilai butuh pemangkasan dikarenakan waktu yang hampir mendekati akhir tahun. “Selain masalah perjalanan dinas, juga ada tambahan anggaran di sejumlah program yang harus dipangkas karena tidak dibarengi dengan penambahan output kegiatan,” ujarnya.
Evaluasi terhadap pengesahan APBD Perubahan ini sudah dikomunikasikan dengan DPRD Gunungkidul. Hasilnya, kata Putro, pemkab telah melakukan berbagai pencermatan yang menghasilkan efisiensi anggaran sebesar Rp3,3 miliar.
“Ini angka global yang merupakan akumulasi dari pemotongan anggaran perjalanan dinas, tunjangan DPRD hingga program kegiatan yang tidak perlu adanya penambahan biaya. Intinya dengan efisiensi ini maka pemkab dapat melakukan penghematan anggaran,” kata mantan Kepala Bidang Anggaran ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
BPBD DIY memprediksi puncak kekeringan terjadi pada Agustus 2026. Bantul dan Gunungkidul menjadi wilayah paling kritis akibat krisis air bersih.
Dinkes Kota Jogja menargetkan 3.146 anak menerima vaksin HPV pada BIAS 2026. Tahun ini, imunisasi juga menyasar anak laki-laki kelas 5 SD.