RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Ilustrasi KB (JIBI/Dok)
Ada beberapa sebab yang membuat pasangan usia subur masih belum mau ber-KB
Harianjogja.com, JOGJA-Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Jogja menyatakan masih banyak pasangan usia subur (PUS) yang enggan mengikuti program keluarga berencana (KB).
“Masih ada sekitar 11 ribuan pasangan usia subur yang belum ikut KB tersebar di beberapa kecamatan,” kata Pelaksana Tugas Kepala DPPKB Kota Jogja, Eny Retnowati, di sela-sela pencanangan Kampung KB di RW 04 Sidomulyo, Kelurahan Bener, Kecamatan Tegalrejo, Minggu (19/11/2017).
Eny mengatakan, ada beberapa sebab yang membuat pasangan usia subur masih belum mau ber-KB, di antaranya tidak cocok dengan alat kontrasepsi, ingin memiliki anak segera, dan takut efek samping dari KB. Oleh karena itu, pihaknya masih terus berupaya menyosialisasikan bahkan KB aman. Selain itu program KB, kata dia, juga bagian dari upaya menyejahterakan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY memastikan tidak ada kebijakan pemutusan kerja terhadap tenaga pendidik non-aparatur sipil negara tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta
Prabowo targetkan pembangunan 5.000 desa nelayan lengkap SPBU khusus, cold storage, dan fasilitas es batu hingga 2027.
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
HUT ke-18 Harian Jogja, Transformasi dari Perusahaan Media Menuju Perusahaan Komunikasi Diperkuat