Regulasi Baru Disiapkan untuk Lindungi Petani di Gunungkidul
DPRD Gunungkidul memprioritaskan Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani untuk meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas petani.
Ilustrasi sertifkat (tanda bukti hak) atas tanah. (JIBI/Solopos/Dok.)
Pemkab sertifikatkan 850 bidang tanah SG.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Gunungkidul masih memiliki banyak tugas dalam menyelesaikan pendataan Sultan Ground (SG) di wilayah Bumi Handanyai. Pasalnya hingga saat ini, dari 4.000an bidang tanah yang terdata, baru sekitar 850 bidang yang telah bersertifikat.
Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Gunungkidul Winaryo mengatakan, proses pendataan tanah SG di Gunungkidul yang dilakukan pemkab merupakan tindak lanjut terhadap kesepakatan yang dibuat dengan Kraton Yogyakarta beberapa tahun lalu. Hasilnya, tidak kurang 4.000an bidang tanah SG yang terdata. Namun dari jumlah tersebut belum semuanya memiliki bukti sah kepemilikan yang berwujud dalam sertifikat tanah.
Hingga saat ini, lanjut dia baru ada sekitar 850 bidang yang memiliki sertifikat. Sedang sisanya masih dalam proses dan penyertifikatan akan dilaksanakan secara bertahap. “Untuk tahun ini ada 250 bidang yang disertifikatkan. Sedang 300 bidang lainnya sudah dilakukan di 2015 yang lalu,” kata Winaryo kepada Harian Jogja, Kamis (7/11/2017).
Menurut dia, belum semua tanah SG memiliki sertifikat disebakan oleh sejumlah faktor. Selain masalah banyaknya bidang yang harus diselesaikan, proses sertifikasi juga sangat terpengaruh dengan proses pengurusan di Badan Pertanahan Nasional. “Semua saling berkaitan. Namun kami akan terus berusaha agar masalah ini dapat diselesaikan. Untuk menyukseskan program ini, kami juga menggandeng Pemerintah Desa setempat,” kata mantan Kepala Bagian Pemerintahan Umum.
Untuk tahun depan, lanjut Winarno, pemkab telah menargetkan 750 bidang tanah SG dapat disertifikatkan. Ia pun berharap dalam kepengurusan dapat berjalan dengan lancar sehingga target yang dicanangkan dapat tercapai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul memprioritaskan Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani untuk meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas petani.
Turkiye menargetkan jalur alternatif Selat Hormuz melalui Irak selesai dalam tiga tahun untuk memperkuat perdagangan menuju Eropa.
MK menetapkan anggaran MBG dipisahkan dari dana pendidikan paling lambat 2028. BGN memastikan akan mengikuti kebijakan pemerintah.
Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kulonprogo mulai dihuni siswa, termasuk anak yang sempat putus sekolah karena keterbatasan biaya.
Indonesia mengalahkan Timor Leste 3-0 di Piala AFF 2026. Strategi pergantian pemain John Herdman menjadi kunci kemenangan Garuda.
Komisi D DPRD DIY mendorong dukungan anggaran dan kemitraan untuk membantu sekolah swasta yang kekurangan murid di DIY.