Guru di Magelang Didorong Adaptif Hadapi Generasi Digital, Ini Tantangannya
Guru di Magelang didorong meningkatkan kompetensi agar adaptif menghadapi generasi digital, AI, dan perubahan karakter peserta didik.
Peserta Pelatihan Kepemimpinan Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. (Foto istimewa)
Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia baru saja melaksanakan Pelatihan Kaderisasi Kepemimpinan Pemuda Tingkat Madya
Harianjogja.com, JOGJA- Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia baru saja melaksanakan Pelatihan Kaderisasi Kepemimpinan Pemuda Tingkat Madya di Hotel Quin’s Colombo.
Pelatihan Kepemimpinan yang dilaksanakan pada Kamis sampai Jumat (7-8/12/2017) ini bekerjasama dengan Yayasan Bina Remaja Bantul DIY.
Pelatihan Kaderisasi Kepemimpinan yang dihadiri oleh 80 pemuda dari berbagai kabupaten di DIY ini dibuka langsung oleh asisten Deputi Kepemimpinan dan Kepeloporan Pemuda, Ibnu Hasan. Ibnu menjelaskan bahwa program ini adalah tingkat madya sehingga wajar dilaksanakan intens dua hari di hotel.
"Ini adalah komitmen pemerintah untuk meninggikan derajat pemuda sebagai penerus semangat kebangsaaan. Makanya, setelah dari sini kalian semua harus punya kontribusi di desa dan dusun masing-masing," katanya, dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Sabtu (9/12/2017).
Agenda yang dilaksanakan dua hari satu malam ini berhasil mendiskusikan banyak hal, salah satunya adalah mengenai sejarah pergerakan pemuda.
“Di belahan dunia manapun, momentum-momentum besar sebuah negara selalu dimulai oleh pemudanya, termasuk juga Indonesia. Bahkan kita bisa merdeka seperti sekarang ini juga diawali oleh pemuda,” ungkap Jauhari sebagai pemateri pada kesempatan tersebut.
Jauhari juga mengingatkan kepada seluruh peserta untuk selalu mengenal sejarah, terutama sejarah bangsa Indonesia sendiri. Bahkan bila perlu menuliskannya menjadi buku.
Di sela-sela waktu, peserta dilatih juga untuk bekerja dalam tim dengan menggunakan konsep outbond low impact.
“Itu bertujuan untuk kita, semua belajar bagaimana mengatur tim sendiri untuk melakukan perubahan yang baik,” ungkap Pawitri selaku Ketua Pelaksana dalam sambutannya pada penutupan pelatihan tersebut.
Agenda pelatihan ini kemudian ditutup dengan penyelesaian administrasi peserta dan foto bersama seluruh peserta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Guru di Magelang didorong meningkatkan kompetensi agar adaptif menghadapi generasi digital, AI, dan perubahan karakter peserta didik.
Lando Norris memuji Kimi Antonelli yang merebut gelar juara dunia F1 2026 pada usia 20 tahun, sekaligus memecahkan rekor Sebastian Vettel.
DPUPKP Sleman membagi tim pemeliharaan drainase di wilayah barat dan timur untuk menjaga saluran tetap berfungsi selama musim hujan.
Telkom membukukan pendapatan Rp113,5 triliun hingga September 2026, tumbuh 3,5% secara tahunan, didukung pertumbuhan bisnis data dan infrastruktur digital.
Realisasi pembangunan fisik Bantul baru 69,40% hingga Triwulan III 2026. DPRD meminta Pemkab mempercepat proyek infrastruktur, terutama perbaikan jalan.
BMKG tidak mendeteksi hujan saat bongkahan es merusak rumah di Pandak, Bantul. Asal-usul fenomena tersebut masih perlu dianalisis lebih lanjut.