Pendataan Sultan Ground di Gunungkidul Ditarget Selesai 2020

David Kurniawan
David Kurniawan Senin, 11 Desember 2017 11:20 WIB
Pendataan Sultan Ground di Gunungkidul Ditarget Selesai 2020

Logo Gunungkidul

Masalah pendataan SG tidak hanya menyangkut jumlah bidang dan luasan tanah

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Gunungkidul menargetkan pendataan tanah Sultan Ground (SG) di Bumi Handayani selesai di 2020. Untuk mencapai target tersebut, dinas akan menjalin kerja sama dengan instansi lain mulai dari Badan Pertanahan Nasional hingga Pemerintah Desa.

Sekretaris Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Gunungkidul Asti Wijayanti mengatakan, masalah pendataan SG tidak hanya menyangkut jumlah bidang dan luasan tanah. Namun, juga harus dibuktikan dengan surat kepemilikan yang sah berupa sertifikat tanah.

Menurut dia, untuk tahap pendataan sudah memasuki tahap akhir dan diketahui tanah SG di Gunungkidul terdapat 4.000an bidang. Namun demikian, dari bidang-bidang tersebut masih banyak yang belum bersertifikat sehingga pemkab berkewajiban membantu sampai tuntas.

“Ini bagian dari penandatangan nota kesepakatan bersama dengan Kraton. Jadi, pemkab harus membantu sampai pendataan selesai,” kata Asti kepada wartawan, Minggu (10/12/2017).

Menurut dia, untuk mempercepat proses sertifikasi tanah SG, pemkab terus menjalin komunikasi yang intens dengan BPN. Selain itu, untuk mempercepat proses pengukuran di lapangan, juga melibatkan pemerintah desa yang wilayahnya terdapat tanah milik kraton tersebut.

“Kami tidak bisa sendirian, apalagi pengurusan sertifikat tanah SG prosesnya juga sama dengan pengajuan bagi kalangan umum yang akan mengurus sertifikat tanah,” ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online