Jelang Penetapan Calon, Panitia Pilur Diminta Cermati Aturan
Panitia Pilur di Gunungkidul diminta memahami tata tertib pemilihan untuk mencegah kisruh menjelang penetapan calon lurah.
Pemerintah lakukan sistem jemput bola.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Sedikitnya 5.300an warga lanjut usia dan jompo belum melakukan perekaman data Kartu KTP elektronik (e-KTP). Untuk memaksimalkan perekamanan ini, Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil akan melakukan sistem jemput bola ke masyarakat.
Hingga saat ini, warga yang telah melakukan perekaman mencapai 97,30%. Ditargetkan di 2018 mendatang seluruh warga telah melakukan perekaman kartu tanda penduduk berbasis chip ini.
Kepala Disdukcapil Gunungkidul Eko Subiantoro mengatakan, belum seluruh masyarakat memiliki KTP elektronik. Ini lantaran masih ada sekitar 2,70% warga yang belum melakukan perekaman. Dari jumlah tersebut,1,705 atau 8.330 warga terdiri dari orang jompo atau lansia yang mengalami sakit keras. Sedang sisanya terdiri dari warga yang bekerja di luar daerah sehingga belum dapat melakukan perekaman.
“Kami akan terus melakukan penyisiran karena di tahun depan [2018] perekaman KTP elektronik harus mencapai 100%,” kata Eko kepada wartawan, Selasa (26/12/2017).
Menurut dia, untuk memaksimalkan perekaman, disdukcapil telah menerapkan sistem jemput bola. Kendati demikian, perekaman yang mendatangi rumah-rumah tidak dilakukan ke semua orang karena difokuskan bagi lansia, orang jompo hingga penyandang disabilitas. “Kalau warga biasa harus merekam ke kecamatan setempat,” ujarnya.
Eko mengakui, tugas penyisiran yang dilakukan petugas perekaman sudah mulai membuahkan hasil karena jumlah warga yang merekam data kependudukan terus bertamban. Dia mencontohkan, dari 8.330 orang jompo dan lansia yang belum memiliki KTP elektronik, 3.000 orang di antaranya sudah melakukan perekaman dengan sistem jemput bola. “Masih kurang 5.330 lansia, jadi kami akan terus melakukan perekaman dengan cara mendatangi rumah ke rumah,” kata mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Panitia Pilur di Gunungkidul diminta memahami tata tertib pemilihan untuk mencegah kisruh menjelang penetapan calon lurah.
Pemprov Jawa Timur memberikan pembebasan denda dan keringanan pajak kendaraan bermotor selama 1–31 Agustus 2026. Simak rincian insentifnya.
Harga pangan nasional hari ini, Sabtu 1 Agustus 2026, cabai rawit merah Rp55.800 per kg dan telur ayam ras Rp29.650 per kg.
Maestro seni rupa Nasirun meninggal dunia di RS AMC Muhammadiyah Jogja, Sabtu pagi. Jenazah akan dimakamkan di Makam Seniman Girisapto Imogiri.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian pada Sabtu 1 Agustus 2026 bervariasi. Simak daftar harga jual dan buyback terbaru.
Kemensos menerjunkan 902 taruna Akademi TNI dan Akpol mendampingi siswa Sekolah Rakyat saat MPLS untuk memperkuat karakter dan disiplin.