Asita Khawatir Kenaikan Harga Tiket Pesawat Hambat Pertumbuhan Wisata
Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) DIY menilai kebijakan kenaikan harga tiket pesawat akan menghambat pertumbuhan wisatawan
Ilustrasi pesta kembang api (JIBI/Antara)
Polisi awasi konvoi malam tahun baru.
Harianjogja.com, BANTUL--Bupati Suharsono mengimbau masyarakat Bantul untuk tidak menyalakan kembang api saat malam perayaan Tahun Baru 2018.
"Istri saya beri saran agar tidak ada kembang api. Situasi kan masih seperti ini habis bencana, jadi ya nanti musik-musikan Koes Plus [saja]," ujar Suharsono belum lama ini.
Namun dikatakan olehnya sulit untuk mengendalikan agar tidak ada kembang api di malam pergantian tahun. Suharsono mengatakan tidak bisa juga memperingatkan secara keras ihwal larangan menyalakan kembang api.
Terkait persiapan tahun baru sendiri sebelumnya Kepala Satuan Lalu lintas (Kasatlantas) AKP Imam Bukhori mengatalan dalam menyambut tahun baru, Polres Bantul akan mengimbau agar desa atau kecamatan tidak melakukan konvoi yang berlebihan.
"Nanti akan kami arahkan atau imbau desa atau kecamatan agar konvoi tahun baru tidak melewati daerahnya [kelua daerah], agar tidak menimbulkan kemacetan. Jadi [konvoi] hanya di sekitaran daerahnya saja" ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (Asita) DIY menilai kebijakan kenaikan harga tiket pesawat akan menghambat pertumbuhan wisatawan
KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait dugaan aliran uang kasus pemerasan Bupati nonaktif.
Motif pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja terungkap. Geng Vozter disebut patroli menjaga wilayah usai info tawuran.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG akan rebound pekan depan didukung fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai tetap kuat.
Dinkes Sleman perketat pemisahan jeroan kurban untuk cegah kontaminasi dan risiko penyakit saat Iduladha 2026.
Disdukcapil Bantul mencatat 985.142 penduduk pada 2025. Banguntapan menjadi wilayah terpadat dengan 118.712 jiwa.