Satu PNS Mantan Terpidana Korupsi di Kulonprogo Masih Aktif
Semenjak ditetapkannya Undang-undang Tipikor tahun 2009, Kulonprogo memiliki tiga kasus korupsi di lingkungan pegawai negeri sipil. Ketiga kasus tersebut terjadi di tahun 2013 dan 2014.
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (setkab.go.id)
Saminten cukup puas dengan revitalisasi sekaligus renovasi pasar
Harianjogja.com, JOGJA-Pedagang dan pembeli kecewa karena Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) yang digadang-gadang meresmikan Pasar Pingit malah membatalkan kehadirannya di acara yang seharusnya digelar Sabtu (30/12/2017) pukul 13.00 WIB.
Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita yang hadir untuk untuk menggantikan kehadiran Jokowi dalam peninjauan Pasar Pingit itu juga menyampaikan permintaan maaf Jokowi karena presiden tidak meresmikan Pasar Pingit hari itu. Saminten, 50, penjual roti dan rokok di tepi Jalan Magelang, Bumijo, Jetis, Jogja mengaku kecewa karena Jokowi tidak hadir dalam acara peresmian yang seharusnya di mulai pukul 01.00 WIB itu.
"Menunggu Pak Jokowi, siapa tau dikasih sesuatu, siapa tahu dapat sepeda," ucap Saminten memakai Bahasa Jawa.
Selain kecewa, Saminten juga mengeluhkan akses masuk pasar yang dipersulit. Pasalnya Saminten biasanya hanya perlu memarkirkan sepeda motornya di halaman Pasar Pingit ketika ingin berbelanja. Namun, kali ini Saminten harus memarkir di seberang utara Jalan Kyai Mojo alias seberang jalan Pasar Pingit.
"Harus memarkir di utara jalan mas, kesulitan buat masukin motor [ke halaman pasar], makanya saya memarkir di seberang jalan. Pintunya juga satu yang dibuka," ucap Saminten
Kendati kecewa karena Jokowi tidak datang, Saminten cukup puas dengan revitalisasi sekaligus renovasi pasar. Di mana menurutnya Pasar Pingit saat ini cukup bersih, terlebih toilet yang lebih diperhatikan. "Toiletnya, tapi saya berharap dapet sepeda, atau duit dari Pak Jokowi," katanya.
Sementara, pedagang bahan pangan di Pasar Pingit, Sumariyanto, 40, awalnya memaklumi kerepotan akibat persiapan untuk menjamu orang nomor satu se-Indonesia itu. Namun, setelah mengetahui Jokowi tidak hadir, pria itu merasa kecewa.
"Walaupun [nantinya] tidak disambangi langsung ke lapak saat Jokowi datang, tetapi saya kecewa, karena saya sudah berharap [kedatangan Jokowi]," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Semenjak ditetapkannya Undang-undang Tipikor tahun 2009, Kulonprogo memiliki tiga kasus korupsi di lingkungan pegawai negeri sipil. Ketiga kasus tersebut terjadi di tahun 2013 dan 2014.
Sebanyak 3.393 PPPK paruh waktu di Bantul resah kontrak berakhir September 2026 di tengah pembatasan belanja pegawai daerah.
Kelurahan Keparakan menggelar pelatihan menulis aksara Jawa untuk melestarikan budaya dan menarik minat generasi muda di Jogja.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Kulonprogo siapkan program Kampung Redam untuk mencegah konflik horizontal. Lima kalurahan disiapkan menjadi proyek percontohan.
Kejagung menetapkan empat tersangka baru kasus korupsi IUP PT QSS terkait dugaan ekspor bauksit ilegal di Kalimantan Barat.