Hajatan FIFGROUP Sleman II Diserbu Pengunjung
Hajatan FIFGROUP Sleman II berlangsung meriah dengan berbagai promo menarik, mulai dari angsuran hemat hingga pembiayaan haji.
Masih banyak pelanggan yang belum beraktivitas
Harianjogja.com, SLEMAN-Volume sampah selama libur akhir tahun di Sleman masih belum terlihat. Namun, volume sampah diperkirakan turun karena aktivitas pelanggan.
Sementara itu, Koordinator Lapangan Persampahan UPT Pengelolaan Sampah Sholeh mengatakan, Sholeh mengatakan, dari 13 depo di Sleman baru satu Depo Condongcatur yang menyerahkan data angkut sampah selama libur akhir tahun. "Ini dikarenakan masih banyak pelanggan yang belum beraktivitas dan pelanggan gerobak yang libur," katanya kepada Harian Jogja, Selasa (2/1/2018).
http://m.harianjogja.com/?p=881741">Baca juga : Retribusi Sampah di Sleman Lebih Murah untuk KSM
Berdasarkan data Depo Condongcatur, kata Sholeh, pada awal pertama 2018, Senin (1/1/2018) volume sampah yang terangkut sebanyak 6,53 kubik. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan volume sampah pada Sabtu (30/12/2017) di mana tercatat volume sampah 14,75 kubik.
Menurutnya, ada kemungkinan volume sampah selama musim liburan turun. Kenaikan sampah diperkirakan terjadi pada Januari ini lantaran aktivitas warga kembali normal. "Di depo Condongcatur, dari 32 pelanggan sebanyak 18 pelanggan tidak aktif. Ini baru satu depo, masih 12 depo lainnya yang belum serahkan data," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hajatan FIFGROUP Sleman II berlangsung meriah dengan berbagai promo menarik, mulai dari angsuran hemat hingga pembiayaan haji.
Kunjungi Kontingen Sleman di Jamnas XII, Bupati Sleman Harap Peserta Mendulang Ilmu dan Pengalaman
Stunting pada anak masih dapat dioptimalkan jika ditemukan dan ditangani sedini mungkin. Dokter gizi menjelaskan tanda dan langkah penanganannya.
361 siswa di Karo diduga keracunan usai menyantap MBG. Satu siswa dirawat intensif di RSU Haji Medan karena mengalami penurunan kesadaran.
Polisi mengamankan pria yang diduga berkaitan dengan pelemparan benda diduga molotov di dua Pos Lantas Surabaya. Kota dipastikan kondusif.
RSUP Dr. Sardjito, UGM, dan PERKI Cabang Jogja menggelar deteksi dini penyakit jantung di Gunungkidul untuk menemukan faktor risiko warga.