Lima Aksi Gerindra Sleman di Tlogo Putri, dari Tanam Pohon hingga Bagi Sembako
Kader Gerindra Sleman menggelar Gerakan Indonesia Asri di Tlogo Putri, Kaliurang, dengan menanam pohon, menebar benih ikan, dan membagikan sembako.
Kesadaran pelaku usaha mengurus izin edar Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) masih rendah
Harianjogja.com, SLEMAN- Kesadaran pelaku usaha mengurus izin edar Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) masih rendah. Dari puluhan ribu pelaku usaha di Sleman baru tercatat 2169 pelaku usaha yang mengantongi PIRT.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Nurulhayah berharap, agar pelaku usaha yang belum mengantongi PIRT segera mengurusnya. Termasuk bagi mereka yang sudah memiliki PIRT namun tidak memperpanjang lagi. Sebab PIRT ini berlaku lima tahun sekali dan harus diperpanjang.
"Kami berharap yang belum mendaftar mendaftar dan ikut penyuluhan pangan dahulu sebelum izin PIRT nya," katanya kepada Harianjogja.com, Rabu (17/1/2018).
Hingga Januari 2018, total produk pangan olahan yang mengantongi PIRT di Sleman sebanyak 2169 PIRT. Tahun 2017 lalu, Dinkes mengeluarkan 218 PIRT. "Kami rata-rata sebulan menerbitkan 20-30 PIRT. Yang mengajukan lebih dari itu. Tapi tidak semua memenuhi persyaratan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kader Gerindra Sleman menggelar Gerakan Indonesia Asri di Tlogo Putri, Kaliurang, dengan menanam pohon, menebar benih ikan, dan membagikan sembako.
Museum Sandi meraih Anugerah Kebudayaan Indonesia 2026 kategori museum berkat komitmennya melestarikan sejarah persandian nasional.
SD Negeri Kasihan Bantul meraih juara pertama nasional SSK Terbaik 2026 berkat integrasi pendidikan kependudukan dan keluarga selama tiga tahun.
Google diduga mengembangkan Tamba, aplikasi sosial eksperimental yang terhubung dengan YouTube dan memiliki fitur pesan pribadi serta obrolan grup.
Komisi C DPRD Kota Jogja menyoroti minimnya sarana prasarana dan personel BPBD saat membahas kebutuhan anggaran penanggulangan bencana 2027.
Bandara Dhoho Kediri ditetapkan sebagai embarkasi haji reguler 2027 untuk melayani 9.641 calon haji dari 15 kabupaten dan kota di Jawa Timur.