Satgas Dorong Inovasi Pembiayaan untuk Perkuat Konservasi Taman Nasion
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Sengketa Terminal Giwangan belum berakhir.
Harianjogja.com, JOGJA--Pemerintah Kota Jogja berharap pengambilalihan pengelolaan Terminal Giwangan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) disertai dengan persoalan sengketa asetnya.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Sekretariat Daerah Kota Jogja, Zenni Lingga mengatakan setiap persoalan pelimpahan kewenangan antar pemerintah selalu disertai tiga hal, yakni pendanaan, personel, dan sarana prasarana atau asetnya.
Namun, dalam proses pelimpahan Terminal Giwangan, kata Zenni, baru pendanaan dan personelnya yang ditanggung Kemenhub. Sementara persoalan asetnya belum jelas. "Harapan kami pengambil alihan itu menyangkut tiga hal tadi, termasuk persoalan asetnya," kata Zenni, Kamis (18/1/2018).
Zenni selaku tim pelimpahan aset Terminal Giwangan mengaku sudah berkomunikasi dengan Kementerian Perhubungan dan rencananya, tim dari Pusat akan meninjau langsung ke terminal. Namun sejak pelimpahan kewenangan awal 2017 lalu itu belum ada kabar lagi.
Dengan demikian, sambung Zenni, secara administratif status aset Terminal Giwangan masih melekat pada Pemerintah Kota Jogja. Di sisi lain pengelolaan sudah menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat. Hal tersebut diakuinya yang menjadi dilema Pemerintah Kota Jogja sehingga menjadi ganjalan ketika Pemerintah Kota Jogja akan membayar kewajiban soal sengketa asetnya.
http://m.solopos.com/?p=885052">Baca juga : Perkara Utang Bikin Sengketa Terminal Giwangan Menggantung
Menurut dia, yang paling memungkinkan adalah Terminal Giwangan statusnya adalah pinjam pakai oleh Pemerintah Pusat. "Tapi ini juga belum mendapat respon dari pusat," ujar Zenni.
Diketahui, Pemerintah Kota Jogja berkewajiban membayar ganti rugi atas sengketa aset Terminal Giwangan dengan PT.Perwita Karya. Nilai yang harus dibayar Pemerintah Kota sebanyak Rp56 miliar. Utang tersebut hingga kini belum dibayarkan dengan alasan alas haknya belum jelas.
http://m.solopos.com/?p=884010">Baca juga : Sengketa Tak Kunjung Selesai, Terminal Giwangan Terbengkalai
Hal tersebut pernah ditegaskan oleh Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi. Heroe mengaku siap menganggarkan untuk membayar utang kepada PT. Perwita Karya. "Kami sebenarnya sudah bisa menyiapkan anggarannya, tapi perlu ada kepastian hukum supaya tidak ada kesalahan pembayaran," kata Heroe beberapa waktu lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 6 Oktober 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Bimbel gratis di Prawirodirjan digelar lima kali sepekan untuk meningkatkan kemampuan belajar anak dan memperluas akses pendidikan.
Prabowo rayakan kemenangan Indonesia atas Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 4-2 lewat adu penalti di SUGBK.
Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti usai bermain 2-2 selama 120 menit.