BNI Gandeng Ratusan Pengembang di Danantara Housing Expo, Hadirkan Hunian Premium
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.
Sebanyak 33 balita meninggal karena diare dan radang paru-paru.
Harianjogja.com, JOGJA--Dinas Kesehatan Kota Jogja mengimbau masyarakat untuk terus menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungannya masing-masing. Imbauan ini terkait masih tingginya angka kematian balita di Jogja.
Dinas Kesehatan mencatat angka kematian balita di Jogja selama 2017 lalu sebanyak 33 orang. Jumlah ini meningkat di banding 2016 lalu, sebanyak 30 orang. "Penyebab kematian balita adalah karena radang paru dan diare. Ini karena kondisi lingkungan yang kurang sehat, maka perlu ditingkatkan lagi PHBS," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Jogja, Agus Sudrajat, saat dihubungi, Senin (22/1/2018).
Agus mengklaim angka kematian balita di Jogja masih terbilang rendah di banding angka rata-rata nasional. Bahkan menurut dia, angka kematian itu sudah menurun dibanding 2015 lalu sebanyak 34 orang. Kendati demikian, pihaknya tetap berupaya untuk terus menekan angka kematian balita.
Beberapa program yang dilakukan di antaranya menggencarkan gerakan PHBS, gerakan masyarakat hidup sehat (Germas), Si Kesi Gemas atau sistem kelurahan siaga gerakan masyarakat hidup sehat dan SIPP-Mas atau sistem Informasi promosi dan pemberdayaan berbasis Website dan Android yang telah diluncurkan akhir tahun lalu.
Agus menyarankan pentingnya cuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap akan menyentuh balita, terutama saat pulang kerja. Hal itu untuk menghindari adanya kuman dan virus yang dibawa yang berpotensi menyerang kekebalan tubuh balita.
Selain itu, Agus juga menekankan pentingnya menyediakan ventilasi udara dan cahaya matahari yang bisa masuk ke dalam rumah. Tahun ini pihaknya akan memberikan bantuan berupa genteng kaca kepada masyarakat, khusus masyarakat miskin pemegang kartu menuju sejahtera (KMS)?. Anggaran pengadaan genteng kaca, sekitar 40,5 juta. Genteng kaca dimaksudkan agar sinar matahari masuk ke dalam rumah. "Karena kuman akan mati jika terkena matahari," ujar Agus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.
JNE mendukung kolaborasi MANDALAS dan Yayasan Habibie & Ainun melalui koleksi batik “Menemani” dalam menyambut Hari Batik Nasional 2026.
Kejurkab Taekwondo Kulonprogo 2026 resmi digelar di GOR SMK Negeri 2 Pengasih yang menjadi wadah pembinaan sekaligus penjaringan bibit atlet muda potensial guna
Sharp meluncurkan Phantom Series dan Core Blast Series dengan fitur audio premium dan portabel untuk kebutuhan hiburan di rumah maupun outdoor.
Harga biodiesel Oktober 2026 naik menjadi Rp15.072 per liter, sedangkan HIP bioetanol turun menjadi Rp11.604 per liter.
KAI Daop 6 Yogyakarta menyalurkan bantuan Rp100 juta untuk rehabilitasi rumah tidak layak huni dalam rangka HUT ke-81 KAI.