TPST Donokerto Sleman Masuk Enam Besar Nasional, Juri Cek Pengolahan Sampah
TPST Donokerto di Sleman diverifikasi tim juri nasional setelah masuk enam besar seleksi penghargaan Hari Habitat Dunia berkat pengelolaan sampahnya.
Paguyuban Budidaya Lele Jogja menggelar sarasehan dan pelatihan terkait budidaya lele yang benar
Harianjogja.com, SLEMAN- Paguyuban Budidaya Lele Jogja menggelar sarasehan dan pelatihan terkait budidaya lele yang benar. Hal itu bertujuan untuk menyukseskan program menuju swasembada lele di DIY.
Ketua Paguyuban Budidaya Lele Jogja M Sofyantoro mengatakan, sarasehan tersebut diikuti sekitar pembudidaya lele baik dari wilayah DIY, Jateng hingga Jawa Barat. Pelatihan yang diberikan bertujuan untuk memberikan keterampilan yang handal bagi para petani lele.
"Baik teknik pemijahan, pendederan, sortir hingga perawatan larva yang baik," ujarnya kepada Harianjogja.com di Somodaran, Banyuraden, Gamping, Minggu (28/1/2018).
Dijelaskan dia, teknik pemijahan atau mengawinkan lele menjadi bibit larva dinilai sebagai hal yang sulit jika dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Begitu pula dengan teknik pendederan atau pemisahan. Jika salah melakukan pendederan, bibit yang dihasilkan bisa tak maksimal.
"Begitu juga dengan proses sortir. Jika dilakukan tidak benar, bibit lele bisa luka dan hasilnya juga tidak maksimal," ujarnya.
Tidak hanya diisi dengan teori, para pembudidaya juga langsung melakukan praktek perawatan larva yang baik di sekitar kolam percontohan tersebut.
Mereka akan dipandu oleh ahli budidaya lele Sigit Suhendra. "Sigit merupakan dosen perikanan yang mengisi perkuliahan baik di Lampung, Semarang maupun Jogja," katanya.
Menurut Sofyan, pemberian pelatihan bertujuan agar target DIY menuju swasembada benih tercapai. Diakuinya, selama ini ikan konsumsi yang memenuhi DIY sebagian besar masih didatangi dari luar DIY seperti Boyolali dan Jawa Timur.
Mereka masuk melalui pengepul yang meminta pasokan. "Kalau bibit kami sudah bisa produksi bahkan dijual ke luar daerah," katanya.
Warsiyanto, selaku Pembina dan Penasehat Paguyuban Budidaya Lele Jogja mengatakan, selama ini pihaknya masih melakukan pembinaan kepada petani lele secara mandiri. Hal itu dilakukan agar organisasi tersebut secara kelembagaan kuat.
"Masalah legalitas sudah kami siapkan. Selama ini kami lakukan mandiri dan belum melibatkan pemerintah," ujarnya.
Penguatan kelembagaan dinilai penting karena tidak sedikit kelompok budidaya lele yang menerima bantuan dari pemerintah justru tidak bertahan lama.
"Banyak yang bubar. Kami tidak ingin seperti itu. Makanya kami kuatkan dulu secara kelembagaan. Yang penting semua anggota harus punya komitmen lebih dulu," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TPST Donokerto di Sleman diverifikasi tim juri nasional setelah masuk enam besar seleksi penghargaan Hari Habitat Dunia berkat pengelolaan sampahnya.
Kios kelontong di Nglampar, Caturharjo, Sleman diduga dibobol pencuri lewat plafon. Rokok dan dompet hilang, kerugian Rp20 juta.
Polda Jateng menangkap I, terduga otak pembakaran Warung Mi dan Babi di Sukoharjo yang merupakan mantan narapidana terorisme.
Pemkab Bantul menargetkan jabatan Kepala Disdikpora dan BPBD definitif terisi pada 2027 setelah mendapat izin seleksi dari BKN.
Marco Bezzecchi merebut pole position MotoGP Qatar 2026 setelah menjadi yang tercepat, disusul Marc Marquez dan Fabio Di Giannantonio.
Diet ekstrem tanpa protein cukup bisa mengurangi massa otot dan memperlambat metabolisme. Simak penjelasan dokter gizi.