Upgrade Mobil Makin Mudah, OLXmobbi Hadir di GIIAS 2026
OLXmobbi kembali jadi mitra trade-in GIIAS 2026 dengan cashback hingga Rp35 juta dan proses cepat kurang dari satu jam.
Anak-anak mengikuti kampanye susur Kali Winongo sebagai bagian pengenalan alternatif wisata air di Jogja, Minggu (1/4). (Abdul Hamid Razak/JIBI/Harian Jogja)
Harianjogja.com, JOGJA-Wisata air Kali Winongo terus dikembangkan. Hal itu tak lepas dari kian tingginya animo masyarakat untuk mengunjungi destinasi yang menawarkan susur sungai tersebut.
Koordinator Forum Komunikasi Winongo Asri (FKWA) Jogja Oleg Johan mengatakan pengelola wisata susur Sungai Winongo itu akan terus berupaya meningkatkan kualitas, terutama terkait dengan kesiapan operator untuk mengelola wisata air tersebut secara profesional.
Wisata sungai itu, kata dia, awalnya ditargetkan sebagai destinasi wisata pada 2030 mendatang. Namun jika seluruh warga siap realisasinya bisa dilakukan lebih cepat. “Target awal, wisata susur Sungai Winongo bisa diwujudkan sebagai objek wisata alternatif pada 2030. Tapi kalau warga sudah siap, kenapa tidak [dipercepat]?” katanya kepada wartawan, Minggu (1/4).
Akan tetapi, untuk mempercepat Kali Winongo sebagai destinasi wisata alternatif, katanya, masih banyak persiapan yang harus dimatangkan, salah satunya adalah penyediaan operator yang kompeten dan profesional. “Kami berharap warga bisa punya kesiapan itu [kompetensi dan profesionalitas]. Apalagi Kali Winongo ekosistemnya masih terjaga, bersih dari sampah dan menyimpan potensi luar biasa," ujar dia.
Selain penataan infrastruktur di bantaran Kali Winongo yang digulirkan pemerintah, FKWA juga akan fokus memberdayakan masyarakat. Pemberdayaan yang diberikan bertujuan agar kebutuhan wisatawan yang berkunjung dapat dipenuhi oleh warga baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya. Menurut Oleg, salah satu wujud pemberdayaan yang sudah dilakukan adalah sertifikasi Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) bagi 100 warga bantaran Winongo.
"Sertifikat ini menjadi jaminan kalau produk olahan pangan rumah tangga di sini aman dikonsumsi dan dipasarkan," katanya.
Putri, salah seorang anak yang mengikuti kampanye menyusuri Kali Winongo mengaku tidak takut ketika berada di atas sungai. Selain menggunakan ban, dia juga memakai helm dan pelampung. "Awalnya takut, tapi karena pakai ban dan pelampung jadi tidak takut lagi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OLXmobbi kembali jadi mitra trade-in GIIAS 2026 dengan cashback hingga Rp35 juta dan proses cepat kurang dari satu jam.
Lionel Messi kembali ke Inter Miami usai sang ayah wafat, namun The Herons kalah dramatis 2-3 dari Leon di Leagues Cup 2026 dan tersingkir.
Saham Roblox anjlok 70% setahun, nilai pasar lenyap Rp1,2 triliun. CFO sebut kurang game viral dan perubahan algoritma jadi biang kerok. Simak selengkapnya.
Striker anyar PSIM Jogja Adrian Dalmau mengungkap perbedaan sepak bola Indonesia dan Spanyol. Jebolan akademi Real Madrid itu juga berbicara soal adaptasi cuaca
Romelu Lukaku resmi bergabung dengan Fenerbahce dari Napoli dengan nilai transfer 6 juta euro. Striker Belgia itu kembali ke Turki setelah 30 tahun
KLH/BPLH menerbitkan Surat Edaran Nomor 16 Tahun 2026 yang melarang pembukaan lahan dengan cara membakar. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah karhutla di te