Sultan HB X Jogja: Sragen Saudara Tua DIY, Jejak Mataram Harus Dijaga
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Kondisi tebing yang longsor/Istimewa-Kepala Desa Kepuharjo Heri Suprapto
Harianjogja.com, SLEMAN-Tebing longsor terjadi di lereng Gunung Merapi, tepatnya di bantaran Kali Gendol, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman, Senin (2/4/2018) dan menimbun beberapa penambang. Informasi sementara dua di antarnya meninggal dunia.
Kepala Desa Kepuharjo Heri Suprapto mengatakan, longsor tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. "Dua orang meninggal dunia dan satu orang luka-luka," ujar dia, Senin.
Ia mengaku belum ada laporan lebih lanjut mengenai kejadian tersebut. Proses evakuasi pun masih berlangsung ketika berita ini diturunkan.
"Kalau dilihat dari keadaannya, tebing yang longsor setinggi 20 meter. Tampak ada dua truk yang tertimbun," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Gunung Semeru erupsi delapan kali selama enam jam, dengan letusan tertinggi mencapai 1,2 kilometer di atas puncak.
Maarten Paes menjadi starter saat Ajax lolos ke play-off Liga Conference 2026/27 usai imbang 2-2 kontra Shelbourne.
Kumpulan doa tolak bala untuk memohon perlindungan dari musibah, bencana, kesulitan, gempa, petir, hujan hingga berbagai marabahaya.
Jadwal Bus DAMRI Jogja-YIA tersedia dari 4 titik keberangkatan. Cek jam operasional, tarif Rp80.000, serta cara pembayaran nontunai.
Perhelatan JAFF Market 2026 Powered by Amar Bank resmi membuka pendaftaran untuk dua program utamanya.