Pengadaan Seragam Dinas Senilai Rp3,7 Miliar di Gunungkidul Dibatalkan
Pemkab Gunungkidul batalkan pengadaan seragam Rp3,7 miliar karena efisiensi dan dialihkan ke program prioritas daerah.
Petani bawang merah. (Harian Jogja/David Kurniawan)
Harianjogja.com, BANTUL-Petani bawang merah di Desa Srigading, Kecamatan Sanden belum bisa menikmati naiknya harga bawang merah di pasaran. Pasalnya, hingga sekarang proses penanaman masih berlangsung sehingga belum bisa dipanen.
Salah seorang petani bawang merah, Muji Sutrisno mengakui harga bawang merah sedang bagus karena ada kenaikan harga. Namun, kenaikan tersebut belum bisa dirasakan petani karena tanaman bawang merah belum bisa dipanen.
"Ya mau bagaimana lagi, wong tanamannya masih muda jadi tidak mungkin dipanen," kata Muji kepada Harianjogja.com, Selasa (3/4/2018).
Menurut dia, tanaman bawang merah yang ditanam masih berusia 1,5 bulan. Perkembangan bulir-bulir bawang sudah mulai membesar, tetapi masih butuh waktu sekitar satu bulan lagi agar bisa dipanen. "Mudah-mudahan harganya tetap tinggi sehingga petani bisa mendapatkan untung," ujarnya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Ngatijan, petani bawang merah lainnya di Desa Srigading. Menurut dia, naiknya harga bawang merah tak lantas membuat petani senang karena belum bisa ikut menikmati kenaikan tersebut.
"Kami belum bisa menjual karena tanaman bawang merah masih dalam masa pemeliharaan dan belum bisa dipanen," kata Ngatijan.
Dia pun mengaku hanya bisa menunggu hingga tanaman bawang merah dewasa dan siap dipanen. "Tidak mungkin kami panen sekarang karena belum waktunya. Jadi yang bisa kami lakukan hanya bersabar hingga bawang merah siap panen karena jika dipetik sekarang juga Tidak ada nilai jualnya karena masih kecil-kecil," ungkapnya.
Untuk diketahui harga bawang merah saat ini mulai merangkak naik. Biasanya harga komoditas ini dijual Rp20.000 per kilogram, tapi sekarang naik Rp5.000 menjadi Rp25.000 per kilogram.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul batalkan pengadaan seragam Rp3,7 miliar karena efisiensi dan dialihkan ke program prioritas daerah.
Prabowo Subianto mengungkap pertanyaannya kepada profesor tentang gandum, sawit, dan industri mobil Indonesia dalam Sarasehan Kebangsaan.
Eks pekerja RSU Griya Mahardhika Jogja menuntut pembayaran gaji empat bulan dalam aksi damai di Bantul. Mediasi ketiga dijadwalkan 1 Juli 2026.
Pajak nol persen impor suku cadang pesawat memasuki tahap harmonisasi. Kemenhub berharap kebijakan segera berlaku untuk menekan biaya maskapai.
Pasutri asal Candimulyo meraih dua penghargaan pada Bupati Award 2026 Kabupaten Magelang berkat inovasi gula semut dan pertanian modern.
PT Importa Jaya Abadi (Importa) meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pencapaian penjualan 1 juta unit lemari pakaian besi