Gerakan Ekstrem Seperti Penyakit
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
Salah satu pemenang lomba kebaya menerima hadiah dari panitia. Lomba ini digelar untuk menyongsong Hari Kartini./Ist-Tiara Kusuma
Harianjogja.com, JOGJA- Tiara Kusuma, Persatuan Ahli Kecantikan, Pengusaha Salon Indonesia, cabang Kulonprogo mengadakan Lomba Kebaya dan Keluwesan Menyongsong Hari Kartini pada akhir Maret lalu. Kegiatan ini dilaksanakan untuk nguri-nguri kebudayaan Jawa, khususnya kebaya.
Penasihat Tiara Kusuma Cabang Kulonprogo Hari Wuryanti mengatakan, Lomba Kebaya dan Keluwesan Menyongsong Hari Kartini diadakan supaya anak muda mendapatkan pengetahuan yang benar tentang busana Jawa.
"Biar anak muda bisa berkebaya dan luwes dalam memakai kebaya, karena sekarang ini pakaian Jawa sedang dibudidayakan kembali," ucap Hari ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (6/4/2018).
Lomba ini, lanjut Hari, dibagi jadi dua kategori, yakni kategori A yang diikuti anak usia 10 sampai 12 tahun dan kategori B untuk anak usia 13 sampai 18 tahun. Masyarakat cukup antusias mengikuti Lomba Kebaya dan Keluwesan Menyongsong Hari Kartini. Terbukti dari jumlah peserta yang mencapai 74 orang, padahal panitia hanya mematok peserta di angka 50.
Hari mengatakan, Lomba Kebaya dan Keluwesan Menyongsong Hari Kartini baru pertama kali dilaksanakan. Dalam menyelenggarakan lomba ini, Tiara Kusuma Cabang Kulonprogo didukung oleh Dinas Pariwisata DIY. Perhelatan ini digelar pada 31 Maret 2017 di Gedung Adikarta, Kulonprogo.
Tiara Kusuma Cabang Kulonprogo, imbuh Hari, tahun depan akan kembali mengadakan event serupa, tapi berbeda. "Rencana mau bikin parade rias pengantin dan gebyar batik Kulonprogo. Batiknya nanti bukan geblek renteng tok. Nanti pesertanya anak-anak sampai dewasa. Karena saat ini batik hanya dipakai orang tua saja," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gerakan ekstrem radikal seperti halnya penyakit, yang jika didiamkan atau tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah, akan mengancam dan mengudeta NKRI dalam level konstitusional.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.
Manchester City juara Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 di final Wembley lewat gol Antoine Semenyo.