Ilustrasi investasi./Bisnis Indonesia
Harianjogja.com, JOGJA-Pertumbuhan investasi di DIY selama beberapa tahun terakhir menurun dengan drastis. Tapi itu dinilai hanya sementara, sebab dengan hadirnya New Yogyakarta International Airport (NYIA), Bumi Mataram akan dibanjiri investasi.
Oleh karena itu Pemda DIY perlu mengatur investasi agar tidak semakin memperparah ketimpangan pendapatan.Dari data yang dimiliki Badan Kerjasama dan Penanaman Modal (BKPM) DIY, hingga 2017 lalu, total nilai investasi DIY sebesar Rp12,8 triliun. Pertumbuhan investasi di DIY sebenarnya sempat mengalami lonjakan. Pada 2013, pertumbuhan investasi DIY ada di angka 14,34%, lalu naik tahun berikutnya jadi 18,05%. tapi setelah itu terus menurun. Pada 2015 pertumbuhannya sebesar 17,83%, lalu turun drastis jadi 7,61% di tahun 2016 dan turun lagi jadi 6,42% di tahun 2017.
Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan SDA Setda DIY Sugeng Purwanto mengungkapkan menurunnya pertumbuhan investasi di DIY lebih seperti masa bersiap sebelum investasi dalam jumlah besar digelontorkan para pemilik modal. Lagi pula, angka 6,42% masih terbilang kondusif.
Namun karta dia, ada harapan baru peningkatan tren investasi dengan hadirnya bandara Kulonprogo. Investasi, sambung Sugeng, akan semakin banyak dengan hadirnya NYIA di Kabupaten Kulonprogo. Tanpa banyak usaha pun, investor dengan sendirinya akan datang.
“Dengan adanya NYIA, mau tidak mau atau ekstremnya disiapkan atau tidak. Investor aja akan hadir. Apalagi melihat perkembangan ekonomi nasional ke depan. Dari Menteri Ekonomi pun bilang pertumbungan ekonomi positif. Dari kacamata positif itu mengarah pada investasi yang lebih bagus ke depan,” ucap Sugeng di Kompleks Kepatihan, Senin (9/4/2018).
Sugeng melanjutkan, pada tahap awal pembangunan NYIA saja nilainya sudah mencapai Rp5 triliun. Jika sampai selesai, diperkirakan dana yang dikeluarkan bisa mencapai Rp17 sampai Rp19 triliun. “Artinya kalau mereka masuk, sekecil apapun mesti ada value yang diperoleh DIY.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.