Ahli Waris Pekerja Padat Karya Sleman Terima Santunan Rp74 Juta dari BPJamsostek
Ahli waris pekerja padat karya di Sleman menerima santunan JKM Rp74 juta. Capaian UCJ Sleman hingga Oktober 2026 mencapai 36,48%.
Sri Sultan Hamengku Buwono X menjawab pertanyaan petugas pemutakhiran data pemilih (Pantarlih) dalam pelaksanaan pencocokan dan penelitian (Coklit) di kediamannya di Kraton Kilen, Kompleks Keraton Ngayogyakarta, Jogja, Selasa (17/04/2018). /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jogja mulai lakukan pencocokan dan penelitian (coklit) daftar pemilih Pemilu 2019. Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat mulai dicoklit Selasa (17/4/2018) hingga 17 Mei mendatang.
Sri Sultan HB X dan keluarga pertama kali didatangi. Rombongan KPU bersama petugas pemutakhiran daftar pemilih (pantarlih) mendatangi kediaman Gubernur DIY di Kraton Kilen sekitar pukul 10.00 WIB. Rombongan disambut di pendopo untuk dilakukan cooklit. Selain Sultan, permaisuri Kraton Ngayogyakarta GKR Hemas dan keluarga ikut dicoklit. Penyesuaian data e-KTP sebagai pemilih juga dilakukan petugas Pantarlih.
Usai pendataan, Sultan ikut menyaksikan petugas memasang stiker di dinding rumahnya, tanda sudah dilakukan coklit. "[Kegiatan] Ini untuk memenuhi ketentuan undang-undang. Saya berharap masyarakat juga ikut menyukseskan sesuai amanat UU," kata Sultan kepada wartawan, Selasa.
Terkait keberadaan warga pendatang terutama kalangan pelajar dan mahasiseswa, Sultan berharap agar KPU menfasilitasi hak-hak politiknya. "Jangan sampai hak-hak politiknya tidak terpenuhi. Jadi difasilitasi seperti Pemilu sebelumnya," kata Sultan.
Petugas Pantarlih Mardani Eko Nurcahyo menyebut, hanya dua KK dari keluarga Sultan yang tidak lagi tinggal bersama Sultan. Keduanya, GKR Mangkubumi dan GKR Bendoro. Keduanya saat ini tidak tinggal di Kraton Kilen. Baik GKR Mangkubumi dan KPH Wironegoro maupun GKR Bendoro dan KPH Yudonegoro terdaftar di tempat tinggalnya saat ini.
Usai mendatangi Sultan, KPU kemudian mengunjungi Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti di Rumah Dinas Wali Kota. Sekitar pukul 12.00 WIB rombongan ditemui Haryadi bersama istrinya Tri Kirana Muslidatun. Proses pencoklitan hanya berlangsung sekitar 10 menit. Haryadi meminta agar masyarakat menyediakan waktu untuk menerima Pantarlih. Warga harus memastikan masuk dalam Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4).
"Keberlangsungan Pemilu 2019 sangat tergantung dari partisipasi masyarakat. Coklit yang dilakukan oleh Pantarlih adalah momentum untuk memastikan warga benar-benar masuk sebagai pemilih," kata Haryadi usai pencoklitan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ahli waris pekerja padat karya di Sleman menerima santunan JKM Rp74 juta. Capaian UCJ Sleman hingga Oktober 2026 mencapai 36,48%.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat, 30 Oktober 2026, tersedia dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB. Cek jadwal di setiap stasiun.
adwal KRL Jogja-Solo Jumat, 30 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Tiket konser Syahrini Rp35 juta menawarkan akses VIP, lounge khusus, sesi after-show, dan merchandise eksklusif. Kuotanya sekitar 40 orang.
Bakmi godog hangat dan suasana sawah menjadi daya tarik Sajian Kembang Turi di Turi, Sleman, untuk wisata kuliner keluarga saat musim hujan.
KAI menyiapkan extra seat diskon 50% untuk perjalanan kereta tertentu. Simak rencana penerapan, syarat pembelian, dan ketentuannya.