Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas.JIBI
Harianjogja.com, BANTUL--Mayat perempuan ditemukan warga di selokan Selogedeng, Desa Argodadi, Sedayu, Bantul, Rabu (18/4/2018). Mayat yang diketahui bernama Ratijem, 60, warga desa setempat itu diduga korban tabrak lari.
Panit Reskrim Polsek Sedayu, Iptu Arujiyanto mengonfirmasi penemuan mayat tersebut, "Dimungkinkan itu korban laka lantas, ditangani Unit Lantas," kata Arujiyanto.
Mayat Ratijem pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pukul 07.00 WIB. Namun satu jam sebelumnya warga sudah menemukan sepeda onthel yang diduga milik korban.
Dari hasil pemeriksaan polisi dan tim medis Puskesmas Sedayu, ditemukan beberapa luka di jasad korban seperti pelipis, kening, punggung, dan kaki. Luka tersebut diduga akibat terserempet kendaraan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Ratijem merupakan penjual pisang yang setiap pagi pergi ke Pasar Gamping sekitar pukul 02.30 WIB dan biasanya sudah pulang ke rumah pukul 05.30 WIB. Namun Rabu pagi Ratijem ditemukan meninggal dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
PPIH siapkan jalur khusus lansia di Terminal Ajyad Makkah. Bus shalawat ditambah hingga 140 armada jelang puncak haji.
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.