Suasana di Pasar Beringharjo, Selasa (10/4/2018)./Harian Jogja-Salsabila Annisa Azmi
Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Perindustrian dan Perdagangan menargetkan pembayaran retribusi pasar dengan e-money terlaksana di 2018. Uji coba alat akan dilaksanakan Bulan Mei. Meskipun penerapan masih terbatas di beberapa pasar, kebijakan baru ini diprediksi tidak efektif bagi beberapa pedagang.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jogja Maryustion Tonang mengatakan dalam pembayaran e-retribusi ini, nantinya pedagang pasar tinggal menempelkan e-money di mesin khusus untuk membayar retribusi. "Uji coba mesinnya akan dilaksanakan Bulan Mei, diterapkan dulu di 100 pedagang Beringharjo sisi Barat," kata Tonang, Kamis (19/4/2018).
Tonang menambahkan pasar lainnya akan tetap melakukan pemungutan retribusi secara manual. Sementara itu pedagangnya akan diberi penyuluhan pengetahuan tentang e-money dan perbankan karena tidak semua pedagang pasar mengerti soal e-money.
Seorang pedagang Pasar Klithikan, Muhammad Trisno, mengatakan pesimis terhadap program tersebut. Pasalnya para pedagang di pasar tempatnya berdagang masih berpikir praktis.
"Didatangi saja masih pada malas bayar tepat waktu, apalagi disuruh menempelkan kartu [e-money] sendiri? Kalau saya pribadi tidak yakin [program itu lancar]," kata Trisno.
Berbeda dengan Trisno, Lurah Pasar Gedongkuning Antoni mengatakan mayoritas pedagang di Pasar Gedongkuning selama ini tertib membayar retribusi pasar. Adanya program baru e-retribusi, Antoni mengatakan, tidak akan menjadi masalah. "Intinya kami siap menunggu uji coba," kata Antoni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.