Keistimewaan DIY./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA-Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY Tavip Agus Rayanto menyampaikan ada beberapa catatan kritis terkait pelaksanaan kegiatan keistimewaan selama tahap satu tahun 2018.
Salah satu catatan kritis penyelenggaraan keistimewan selama tahap satu tahun 2018, kata Tavip ada di bidang kebudayaan. Menurutnya, usulan anggaran perubahan untuk program pengelolaan dan pengembangan Taman Budaya Sleman perlu kajian lebih lanjut.
"Pembebasan lahan seluas 2,9 hektare di Godean, Sleman belum ada kajian tata ruangnya," ucap Tavip di Rapat Koordinasi Pengendalian Pembangunan Daerah DIY Triwulan I/2018 yang berlangsung di Hotel Grand Inna Malioboro, pekan lalu.
Sementara untuk bidang tata ruang, kata Tavip, kegiatan pemanfaatan tata ruang satuan ruang strategis Sumbu Filosofi terkendala proses penginputan di Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP), sehingga pekerjaan menjadi mundur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.