Warga melintas di kawasan pembangunan NYIA di Kecamatan Temon, Kulonoprogo, beberapa waktu lalu. Harian Jogja-Beny Prasetya
Harianjogja.com, KULONPROGO—Untuk mendukung beroperasinya New Yogyakarta International Airport (NYIA) pada 2019, Pemkab Kulonprogo menyiapkan sedikitnya 100 paket pelatihan kerja. Pelatihan digelar selama 2018.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kulonprogo, Eko Wisnu Wardana, menjelaskan, paket-paket terbagi antara 90 paket pelatihan kerja bagi masyarakat, dan 10 paket pelatihan kebandaraan. Paket disediakan sebagai usaha mendampingi para pencari kerja agar memiliki keterampilan dan mampu bersaing di tempat kerja. "Lama pelatihan bervariasi, tergantung target pelatihan. Ada yang satu bulan, ada yang satu setengah bulan," kata Eko, Kamis (3/5/2018).
Khusus untuk mendukung NYIA, digelar pelatihan tentang kedirgantaraan, bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI). Disnaketrans juga memfasilitasi para peserta untuk memiliki kompetensi dan sertifikasi yang memadai dengan cara mengikutsertakan peserta pelatihan dalam program magang dan uji kompetensi. "Nanti kami juga tawarkan kepada mereka, mau bekerja mandiri atau ikut perusahaan," ujarnya.
Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, mengungkapkan Pemkab akan mengembangkan pelatihan bahasa asing dan mengembangkan bentuk-bentuk pelatihan baru yang dibutuhkan di pasar tenaga kerja. Selain itu, Pemkab menginisiasi pembentukan pondok-pondok kerja baru guna menyerap pengangguran.
Langkah selanjutnya, membuat sistem pendataan pengangguran mulai dari usia, jenis kelamin, pendidikan terakhir, apakah mereka akan melanjutkan sekolah, terserap menjadi tenaga kerja atau menjadi pengangguran. Didata pula keterampilan yang dimiliki lulusan, nomor kontak yang aktif dan bisa dihubungi. "Kami akan membangun korespondensi kepada minimal 200 perusahaan Indonesia maupun asing," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.