Anggaran Paskibraka Jateng Dipangkas, Kuota Tetap 45 Orang
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
Ilustrasi Sekolah/Ist-Riauonline
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Penggabungan sekolah dasar tak bisa dilakukan sembarangan meski sekolahan itu mengalami kekurangan murid.
Di SD Negeri Wonolagi misalnya, penggabungan sekolah dianggap perlu dilakukan karena tahun ini total siswanya cuma 10 orang. Untuk Kelas III sampai V tidak ada murid sehingga tahun depan tidak ada pelaksanaan ujian nasional.
“Rencana penggabungan pernah ada tetapi tidak terlaksana karena kondisi lingkungan. Sekolahan ini [SDN Wonolagi] menjadi SD layanan khusus, cuma menerima untuk Dusun Wonolagi [Desa Ngleri, Kecamatan Playen],” ungkap staf pengajar SDN Wonolagi, Tri Hariyani, Minggu (6/5/2018).
Lokasi SDN Wonolagi terpencil dan hanya itu satu-satunya sekolah dasar di Dusun Wonolagi sehingga masih dibutuhkan orang tua untuk menyekolahkan anaknya di SD tersebut. Menimbang kondisi yang seperti itu, beberapa kali rencana penggabungan tak bisa direalisasikan.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul Bahron Rasyid mengungkapkan, memang ada kemungkinan sejumlah sekolah dasar akan digabung, terutama untuk sekolah dengan kondisi kelas yang kosong. Tujuan penggabungan itu agar siswa mampu bersosialiasasi dengan siswa lain serta berkompetisi dalam bidang akademik.
“Sebenarnya sedikit siswa, nilai positifnya bisa menerima pelajaran lebih mudah karena guru lebih fokus dalam memberikan materi. Namun, penggabungan juga bisa menjadikan siswa lebih berkompetisi dari sisi akademik dengan siswa lainnya,” paparnya.
Selain menambah daya saing dan meningkatkan sosialisasi, penggabungan sekolah bisa menghemat anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) kabupaten. Sebab, dengan melihat adanya sekolah dengan jarak yang berdekatan, alangkah lebih baik jika digabungkan.
Namun, penggabungan tidak bisa dilakukan sembarangan. Perlu melihat letak geografis serta nilai historis sekolah tersebut. “Contohnya saja SDN Wonolagi. Di SD itu [Wonolagi] kan akses serba susah. Kalau siswa digabungkan ke sekolah lain yang jaraknya lebih jauh, malah menyusahkan murid. Jadi, lebih baik dipertahankan demi kebaikan bersama,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.
KAI Daop 6 Jogja menegaskan pelaku pelecehan seksual dapat masuk blacklist dan dilarang menggunakan kereta api hingga 20 tahun.
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal (Kanwil Ditjen) Imigrasi DIY memperkuat edukasi kepada masyarakat untuk mencegah tindak pidana perdagangan orang
MR alias Bos Gendut, buronan kasus 98 kg sabu, ditangkap BNN di salon kecantikan Mangga Besar. Aset Rp39,5 miliar turut disita.
UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center merupakan pusat inovasi AI yang dibangun oleh Indosat Ooredoo Hutchison bersama NVIDIA dengan UGM sebagai mitra akademik
Sleman menjadi lokasi piloting Perlinsos Digital. Sebanyak 76.315 KK telah terdaftar untuk mendukung penyaluran bansos tepat sasaran.