BPPTKG: Gunung Merapi Mengalami Letusan Freatik dengan Erupsi Setinggi 5500 M

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jum'at, 11 Mei 2018 09:45 WIB
BPPTKG: Gunung Merapi Mengalami Letusan Freatik dengan Erupsi Setinggi 5500 M

Pantauan puncak Gunung Merapi pada Jumat (10/5/2018) pagi pukul 06.40 WIB. /Istimewa-Twitter @BPPTKG

Harianjogja.com, SLEMAN- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan semburan material yang muncul dari Puncak Merapi Jumat (11/5/2018) pagi terjadi akibat Letusan Freatik Gunung Merapi.

Hal ini seperti dirilis BBTKG melalui akun twitter @BBPTKG pada Jumat pagi pukul 08.53. Ada tiga tweet yang berisi rilis tentang aktivitas Gunung Merapi.

Telah terjadi erupsi Gunungapi Merapi pada tanggal 11 Mei 2018 pukul 7:40 WIB dengan durasi kegempaan 5 menit. Ketinggian kolom erupsi mencapai 5500 m di atas puncak. (1)

8.54 Erupsi yang terjadi bersifat freatik (dominasi uap air).  Erupsi berlangsung satu kali dan tidak diikuti erupsi susulan. Sebelum erupsi freatik ini terjadi, jaringan seismik G. Merapi tidak merekam adanya peningkatan kegempaan. (2)

8.54 Namun demikian, sempat teramati peningkatan suku kawah secara singkat pada pukul 6:00 WIB (sekitar 2 jam sebelum erupsi). Pasca erupsi, kegempaan yang terekam tidak mengalami perubahan dan suhu kawah mengalami penurunan. Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang. (3-Habis)

BPPTKG juga merilis foto puncak Gunung Merapi yang terpantau dari CCTV. Visual kawah Gunung Merapi pagi ini teramati asap putih tebal tekanan lemah. Status aktivitas Normal.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online