Warga Diajak Laporkan Pungli Lewat Forum Sapa Warga Magelang
Pemkot Magelang mengajak warga melaporkan pungli melalui forum Sapa Warga untuk memperkuat integritas dan pelayanan publik yang bersih.
Gunung Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah menyemburkan asap tinggi pada Jumat (11/5/2018) pagi. /Istimewa-dokumen warga
Harianjogja.com, SLEMAN- Gunung Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah menyemburkan asap tinggi pada Jumat (11/5/2018) pagi.
Semburan asap terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Bersamaan dengan semburan, terjadi gempa yang dirasakan warga di kawasan DIY dan Jawa Tengah sekitar Gunung Merapi.
"Terdengar suara gemuruh, ketika mencari sumbernya keluar rumah, teryata Gunung Merapi menyemburkan asap," kata Dian Saraswati, warga Bimomartani Kalasan Sleman.
Gemuruh juga terasa di kawasan Papringan Caturtunggal Depok Sleman. Warga di kawasan tersebut berhamburan keluar rumah. "Dikira gempa, pada berhamburan keluar rumah," kata Arif Junianto, warga di kawasan tersebut.
Suara gemuruh juga terdengar sampai di kawasan Muntilan Kabupaten Magelang. "Tiba-tiba terdengar gemuruh seperti suara helikopter, agak lama, ternyata dari Gunung Merapi," kata Bayu Aji, warga di Menayu, Muntilan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang mengajak warga melaporkan pungli melalui forum Sapa Warga untuk memperkuat integritas dan pelayanan publik yang bersih.
Tiga atlet Aceh lolos seleksi Timnas Indonesia untuk Piala Dunia Minifootball 2026, tetapi hanya Tifatul Ulfi yang berangkat ke Turki karena keterbatasan anggar
Pertamina memperkuat pasokan dan distribusi BBM melalui penambahan stok, jam operasional, SPBU modular, dan layanan tambahan sesuai kebutuhan.
Simak 200+ inspirasi nama kucing aesthetic, lucu-imut, dan unik yang bisa dipilih berdasarkan penampilan, kepribadian, hingga kesukaan pemilik.
Berita politik sepekan mencakup rapat Prabowo soal karhutla, strategi fiskal menjaga harga BBM, sidang kabinet, KDM, dan insentif daerah 2027.
Film Peluru Senja: The Ghost and The Gun diproduksi di Bali dengan 14 set yang menggambarkan Malaysia pada 1948.