Kasus Penyadapan Ponsel Presiden Prabowo, Siapa Mengendalikan Perintah? Ini Kata Pakar
Dugaan penyadapan ponsel Prabowo disorot Yudi Prayudi. Pengawasan kewenangan pejabat dan fasilitas penyadapan Polri menjadi perhatian.
Ilustrasi./Solopos-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, SLEMAN-Panitia Lokal (Panlok) 46 mencatat sedikitnya 2.300-an pendaftar jalur Seleksi Bersama Masuk Perguran Tinggi Negeri (SBMPTN) tidak hadir alias absen saat pelaksanaan ujian yang dihelat pada Selasa (8/5/2018) lalu.
Panlok memastikan tidak ada kendala yang berarti dalam pelaksanaan ujian SBMPTN meski sempat mencurigai keberadaan tiga nama identitas yang sama mendaftar melalui Panlok 46 DIY.
Ketua Panlok 46 DIY SBMPTN Prof Margana menjelaskan, jumlah peserta SBMPTN yang tidak hadir mencapai 2.369 orang dari total jumlah pendaftar 43.824 orang.
Ketidakhadiran pada Ujian Tulis Basis Cetak (UTBC) mencapai 2.266 orang, dengan rincian ujian digelar di UGM tercatat 807 peserta tidak hadir, 788 di UNY, 294 di UIN, 286 di UPN dan 91 peserta tidak hadir mengikuti ujian di ISI Yogyakarta. Dalam ujian kemarin, UGM memiliki tanggungjawab menampung 16.757 peserta, UNY 17.378 peserta, UPN 3.500, UIN 3.304 dan ISI 1.040 peserta.
"Untuk yang UTBC persentase kehadiran cukup tinggi mencapai 94,60 persen, sisanya 5,40 persen tidak hadir, dari total pendaftar UTBC ada 41.797 peserta," terangnya kepada Harianjogja.com, Sabtu (12/5/2018).
Ia menambahkan, ketidakhadiran peserta SBMPTN pada Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) mencapai 103 orang dari total 1.845 pendaftar. Pelaksanaan UTBK di UGM misalnya, dari 810 peserta yang seharusnya mengikuti ujian di kampus ini tercatat 40 peserta tidak hadir, kemudian di UNY yang seharusnya ada 470 peserta, sebanyak 36 di antaranya tidak hadir, lalu di UPN yang menampung 300 peserta ada 14 yang tidak hadir.
"Di UIN yang seharusnya ada 231 peserta mengikuti ujian komputer di kampus ini, ada sembilan orang tidak hadir dan di ISI ada empat tidak hadir dari total peserta 21 orang, itu hasil rekapitulasi kehadiran peserta SBMPTN Panlok 46," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dugaan penyadapan ponsel Prabowo disorot Yudi Prayudi. Pengawasan kewenangan pejabat dan fasilitas penyadapan Polri menjadi perhatian.
Kemendikdasmen merevitalisasi 1.277 SMK pada 2026, terdiri atas 553 sekolah negeri dan 724 swasta untuk memperkuat pembelajaran vokasi.
Sejumlah Pengurus Kapanewon Golkar Gunungkidul meminta musda digelar demokratis sesuai AD/ART dan menolak penunjukan Plt.
PSIM Jogja kalah 1-2 dari Dewa United pada pekan ke-9 Super League 2026/2027. Gol injury time tim tamu sempat diprotes pemain tuan rumah.
Pemerintah menyampaikan belasungkawa atas gugurnya tiga prajurit TNI AD dalam kecelakaan helikopter saat menjalankan misi pemadaman karhutla di Seruyan.
Sebanyak 51 pelajar mengikuti Kejurkab Panjat Tebing Kulonprogo 2026. FPTI berharap dukungan fasilitas latihan untuk mengejar target tiga medali PORDA DIY 2027.