Serapan Pupuk Bersubsidi di DIY Tembus 90 Persen
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Ilustrasi terorisme/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL--Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bantul tidak menerjunkan tim khusus untuk mengawasi materi ceramah di masjid-masjid selama Ramadan. Pengawasan yang dilakukan sebatas imbauan agar para takmir masjid tidak mengundang penceramah yang menyebarkan ujaran kebencian kepada kelompok lain.
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Bantul Ulil Rais mengaku tidak ingin upaya pengawasan penceramah justru membuat takmir masjid atau umat merasa tidak nyaman dan menimbulkan suasana tidak kondusif.
Kemenag sudah memiliki penyuluh agama yang ada di semua kecamatan di Bantul, yang sebagian besar juga memiliki jadwal berceramah di masjid-masjid. Penyuluh tersebut diminta untuk memberikan informasi jika di wilayahnya menemukan penceramah yang mengarah pada radikalisme.
"Kami juga sudah membangun komunikasi dengan ormas, tokoh agama, dan takmir masjid," kata Ulil, Kamis (17/5/2018).
Sejauh ini proses penentuan penceramah di masjid-masjid ditentukan oleh masing-masing takmir masjid. Kemenag Bantul, kata Ulil, tidak mengeluarkan rekomendasi untuk menyetujui atau tidak daftar penceramah selama Ramadan.
Sebelumnya, Kepala Kantor Wilayah Kemenag DIY Muhammad Lutfi Hamid mengimbau kepada para takmir agar tidak mengundang penceramah yang mengarah pada ajakan intoleransi. Menurut dia, ada tiga kriteria masjid disebut ikut menyebarkan paham radikalisme. Yaitu, penceramah selalu mengampanyekan kebencian terhadap pemerintahan yang sah.
Kedua, penceramah menyampaikan materi soal khilafah dan menciptakan kebencian terhadap kelompok lain, dan ketiga, menyebarkan materi membenturkan agama, sistem negara, dan budaya. "Kalau ada penceramah yang mempunyai karakter tiga hal itu, diharapkan tidak dipakai lagi," kata Lutfi.
Sekretaris II Takmir Masjid Agung Bantul Trubus Trimulyadi memastikan semua penceramah di Masjid Agung Bantul bebas dari paparan terorisme dan radikalisme. Pihaknya sudah menyusun daftar penceramah tarawih dan penceramah subuh, serta pengajian sebelum berbuka puasa.
Para penceramah yang mencapai sekitar 70 orang itu berasal dari Kantor Wilayah Kemenag DIY dan Kemenag Bantul, unsur Pemerintah Kabupaten Bantul, akademisi, dan ormas ternama seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama, "Kami sudah selektif dalam memilih penceramah. Penceramah di Masjid Agung Bantul sudah jelas latar belakangnya," ujar Trubus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.