Kasus Bertambah, Cek Data Covid-19 di DIY 18 Maret
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Ilustrasi pertanian. /Harian Jogja- Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Raharja Yuwono memastikan persediaan pupuk bersubsidi tahun ini aman.
“Secara umum tidak ada permasalahan [pupuk], baik dalam ketersediaan stok maupun distribusi di lapangan,” kata Raharja, Jumat (18/5/2018).
Raharja memaparkan kuota pupuk urea pada 2018 sekitar 11.930 ton dan baru tertebus sekitar 5%. Pupuk jenis NPK kuotanya sebanyak 5.765 ton dan sampai sekarang baru tertebus sebanyak 30%. Raharja menambahkan stok yang ada diperkirakan akan banyak terserap pada Oktober mendatang. Sebab saat itu sudah masuk musim penghujan dan musim tanam.
Atas hal itu Raharja mengimbau kepada petani agar segera lakukan penebusan pupuk supaya distribusi pupuk berjalan lancar. Adapun bulan September nanti, para petani diminta mulai melakukan penebusan.
“Jangan semua [petani] berbarengan menebus pupuk pada bulan Oktober, nanti bisa membuat pelayanan di gudang kesulitan,” katanya.
Sementara itu, berdasarkan data pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hujan masih akan mengguyur Gunungkidul dengan intensitas berbeda-beda. Namun, meski demikian sebagian besar petani sudah tidak melakukan masa tanam.
Seperti halnya di Kecamatan Playen yang telah dilakukan monitoring langsung oleh Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul beberapa waktu lalu ditemukan fakta, panen petani palawija sudah hampir habis. Sementara, untuk padi masih ada 9.000 standing crop yang menjelang masa panen.
Terkait dengan pupuk, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Sumari Citro Wibowo mengatakan pasokan pupuk bersubsidi di sejumlah kelompok tani di wilayahnya tidak mengalami kendala. Kendati demikian untuk pupuk jenis NPK mengalami pengurangan jatah dibanding sebelumnya. "Berkurang tapi tak masalah," kata Sumari.
Hal senada diungkapkan Penyuluh Pertanian Desa Genjahan, Ponjong, Heru Prasetya. Untuk musim tanam ini kata Heru stok pupuk subsidi urea dianggap masih aman. Sementara untuk pupuk Phonska dan sp36 belum datang.
Heru mengatakan lahan pertanian di wilayahnya sedang berlangsung tanam padi. Adapun tanam padi tersebut memasuki musim ke dua. "Musim tanam sekarang aman, meski kemarau mulai datang untungnya air di irigasi masih mencukupi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus Covid-19 di DIY kembali melonjak. Pada Kamis (18/3/2021), gugus tugas setempat melaporkan penambahan kasus baru sebanyak 257.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.