Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Leptospirosis - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kasus leptospirosis di Gunungkidul meningkat dan sudah menelan korban jiwa. Petani diminta lebih waspada dengan menjaga kebersihan dan memakai alat pelindung saat beraktivitas di sawah.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Rismiyadi, mengatakan imbauan ini penting untuk menekan penularan penyakit yang erat kaitannya dengan tikus di area pertanian.
Ia mengakui bahwa habitat maupun populasi tikus di area pertanian masih terkendali. Hal ini terlihat dari pelaksanaan masa tanam pertama yang hampir tidak ada kasus kegagalan panen karena serangan hewan pengerat tersebut.
“Keberadaan tikus juga sebagai upaya menjaga ekosistem di sawah. Hingga sekarang tidak ada masalah karena tidak ada laporan serangan karena produktivitas padi tetap bagus,” kata Rismiyadi, Jumat (27/3/2026).
Meski populasi tikus relatif terkendali, petani tetap diminta waspada karena hewan ini dapat menjadi sumber penularan leptospirosis melalui air kencing yang mencemari air di sawah.
Antisipasi dapat dilakukan dengan tetap menjaga kebersihan serta memakai alat pelindung saat beraktivitas di sawah.
Penggunaan alat pelindung seperti sepatu bot dan sarung tangan sangat dianjurkan untuk mencegah paparan langsung dengan air yang berpotensi terkontaminasi bakteri leptospira.
“Safety tetap harus diperhatikan karena saat ada luka dan terpapar air yang terkontaminasi bakteri leptospirosa, maka bisa terserang penyakit ini [leptospirosis],” katanya.
Ia menegaskan, kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan dengan sabun setelah bekerja di sawah juga dapat menekan risiko penularan penyakit ini secara signifikan.
“Jangan lupa cuci tangan dengan sabun hingga bersih usai beraktivitas di sawah,” imbuh Rismiyadi.
Selain itu, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul juga menyediakan alat pengendalian hama tikus bagi petani jika populasi mulai meningkat dan mengkhawatirkan.
“Kalau populasinya makin banyak dan dirasa mulai mengkhawatirkan bisa dilakukan langkah pengendalian dengan cara pengemposan. Kami sudah sediakan alatnya,” katanya.
Kasus dan Kematian Meningkat
Data dari Dinas Kesehatan Gunungkidul menunjukkan hingga akhir Februari 2026 terdapat 13 kasus leptospirosis, dengan tiga warga dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Ismono, menyebut kasus terbanyak ditemukan di Kapanewon Playen.
“Untuk sebarannya ada di beberapa kapanewon. Tapi, saat sekarang paling banyak di Kapanewon Playen karena ada temuan lima kasus dengan dua warga meninggal dunia yang disebabkan karena leptospirosis,” kata Ismono, Minggu (8/3/2026).
Ia menjelaskan, angka fatalitas pada awal 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, tercatat hanya satu kasus kematian dari total 30 kasus leptospirosis.
“Untuk sebarannya ada di beberapa kapanewon. Tapi, saat sekarang paling banyak di Kapanewon Playen karena ada temuan lima kasus dengan dua warga meninggal dunia yang disebabkan karena leptospirosis,” katanya.
Menurutnya, peningkatan ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama dalam mengendalikan populasi tikus sebagai sumber utama penularan.
“Salah satunya terus menjaga kebersihan lingkungan agar tidak ada sarang tikus yang sering menjadi sumber penyebaran leptospirosis,” katanya.
Upaya pencegahan ini diharapkan mampu menekan jumlah kasus baru sekaligus mengurangi risiko kematian akibat leptospirosis di Gunungkidul yang mulai meningkat dalam beberapa bulan terakhir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Gus Yahya menyebut Muktamar ke-35 NU fokus membahas program lima tahun dan penyegaran kepemimpinan. Cabang Kalsel mendorongnya maju lagi.
Polisi mengungkap motif perusakan bendera Merah Putih di Bantul dan palang pintu KA di Sleman yang dilakukan S (24).
Bahlil memastikan harga BBM subsidi tidak naik pada 2026. Pemerintah juga menyiapkan pembatasan konsumsi bagi masyarakat desil 9-10.
Pemkab Temanggung mulai menyalurkan Balinkes bagi warga kurang mampu. Bantuan maksimal Rp2,4 juta setahun untuk layanan kesehatan.
Perum BULOG Kantor Wilayah (Kanwil) Yogyakarta secara resmi membuka penyaluran Program Bantuan Pangan (Banpang) Beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September