Kadin dan UGM Jalin Kerja Sama
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Ilustrasi takjil./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Maraknya pedagang takjil di Gunungkidul dikhawatirkan ada bahan makanan yang berbahaya. Namun sejumlah pedagang mengklaim telah menjamin keamanan atau kesehatan makanan yang dibuat.
Salah satu pedagang takjil di Pasar Argowijil, Desa Gari, Wonosari Saminem mengaku menjamin kesehatan dagangan. Pedagang bothok tawon, sambal cabuk, dan ceker hoah itu mengatakan tidak menggunakan bahan berbahaya untuk makanan yang dijualnya.
“Tidak memakai bahan berbahaya, makanan sehat semua dijamin. Belum pernah ada yang komplain sejauh ini, karena biasa jualan tidak hanya saat Ramadan, setiap minggu pagi jualan dan tidak ada yang bermasalah,” ujarnya Minggu (20/5/2018).
Ia mengatakan, makanan tradisional seperti yang ia buat, justru jarang menggunakan bahan-bahan berbahaya. Saminem mengatakan menjaga kepercayaan pelanggan selama ini.
Pedagang takjil yang biasanya menyetor untuk dijual di sekitaran pasar Argosari, Wonosari, dan di GOR Siyono, Playen, Apriliani Indah Fatmayati mengaku selalu menjaga kualitas kesehatan makanan dan minuman yang ia buat.
“Jaga kualitas pastinya kepercayaan pelanggan. Kalau minuman ya tidak memakai pemanis atau pewarna buatan, biasanya pakai dari pohon secang. Untuk yang masakan sayur ya memakai sayur segar. Biasanya sore belanja lalu paginya di masak,” ucapnya.
Penjual takjil lainnya, Herdika Yogi Wicaksono mengatakan Thai Tea yang ia jual mengutamakan kesehatan. Minuman yang sedang banyak peminatnya di kalangan muda tersebut, menurutnya berpotensi dijual di Gunungkidul, karena saat ini belum banyak ditemui di Gunungkidul.
Yogi yang biasa berjualan di depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPUPKP), Gunungkidul, mengatakan meski harga yang dipatok cukup terjangkau yaitu Rp8.000-Rp10.000 ia tidak melupakan dari sisi kesehatan dan kebersihan.
“Terlebih ini [Thai Tea] sedang booming terutama di kalangan anak muda, tentu saya utamakan kesehatannya. Bahan baku juga Cuma teh, gula, dan susu selalu saya cek tanggal kadaluarsanya, memastikan bahan baku selalu aman. Selain itu dari kebersihan juga, gelas yang dipakai dipastikan bersih,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menjalin sinergi dengan Perguruan Tinggi.
Aston Villa menang 4-2 atas Liverpool di Liga Inggris 2025/2026 dan memastikan tiket Liga Champions musim depan.
Jadwal SIM Sleman Mei 2026 lengkap dengan Satpas, SIM keliling, dan layanan malam Simeru di Sleman City Hall. Cek lokasi dan syarat terbaru.
Jadwal Bus KSPN Jogja 2026 dari Malioboro ke Parangtritis, Drini, hingga Obelix Sea View. Tarif mulai Rp12.000, murah dan praktis.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul Mei 2026 lengkap dengan SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, dan layanan malam. Cek lokasi dan syarat perpanjangan SIM.
Ratu Oceania Raya menggelar kegiatan Disney Day 2026 sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia