Asian Games 2026: Indonesia Koleksi 13 Medali, Ini Rinciannya
Update medali Asian Games 2026, Indonesia telah mengoleksi 13 medali, terdiri dari 1 perak dan 12 perunggu.
Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat (kiri) secara simbolis menyerahkan santunan tersebut kepada Walikota Jogja Haryadi Suyuti untuk diteruskan kepada penerima santunan di Gedung Ghra Pandawa Balaikota Jogja, Selasa (22/5/2018)./Harian Jogja-Wisnu Wardhana
Harianjogja.com, JOGJA- Sebanyak 1.000 kaum dhuafa dari 14 kecamatan di Jogja mendapat santunan dana dari PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul dan Pemkot Jogja, Selasa (22/5/2018). Bantuan dana sebesar Rp150 juta bagi para dhuafa itu diserahkan di Gedung Ghra Pandawa Balaikota Jogja.
Walikota Jogja Haryadi Suyuti mengatakan pemberian santunan dengan melibatkan korporasi tersebut diharapkan bisa mendorong kegiatan serupa dari korporasi lainnya. Tujuannya adalah untuk menolong para dhuafa agar mereka tambah kuat. "Kalau semua bekerja sama, nantinya akan terbentuk masyarakat yang kuat.
Kalau setiap tahun setidaknya kami santuni 1000 dhuafa. Diharapkan jumlah dhuafa di Jogja bisa terus berkurang," katanya usai menerima santunan secara simbolis dari Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat.
Agar jumlah kaum dhuafa di Jogja terus berkurang, katanya, Pemkot akan terus membangun mental masyarakat agar suka memberi dibandingkan menerima bantuan. Alasannya, ajaran agama manapun memberikan nilai bahwa orang yang memberi lebih baik daripada yang menerima.
"Membangun mental dan nilai-nilai seperti ini paling sulit. Padahal ajaran manapun menegaskan orang yang memberi lebih baik daripada menerima. Harta orang yang suka memberi tidak akan berkurang," katanya.
Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat berharap pemberian santunan tersebut bisa bermanfaat bagi penerima untuk membantu sebagian kecil kebutuhan mereka menyambut lebaran. "Pemberian santunan ini merupakan kegiatan tahunan dari Sido Muncul sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, khususnya warga Jogja. Apalagi dalam bulan Ramadan sudah sepantasnya kita saling berbagi," katanya.
Menurutnya, eksistensi Sido Muncul sampai saat ini dikarenakan perusahaan jamu yang berdiri sejak 1951 ini dikelola dengan baik. Selain itu, keberadaan perusahaan jamu tersebut selama ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat. "Kalau tidak ada manfaatnya untuk masyarakat buat apa? Semoga apa yang kami lakukan selalu bermanfaat bagi masyarakat," katanya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Update medali Asian Games 2026, Indonesia telah mengoleksi 13 medali, terdiri dari 1 perak dan 12 perunggu.
Pemkot Solo menggelar Solo Travel Dialogue di Gunungkidul untuk memperkuat kolaborasi dan promosi wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan.
PISA 2025 menempatkan Singapura dengan skor membaca tertinggi 535. Indonesia naik 6 poin menjadi 365. Berikut daftar lengkapnya.
Arif Aiman disorot akun Malaysia setelah Indonesia ditahan 0-0. Winger JDT itu disebut lebih hebat dari pemain Timnas Indonesia.
Harga emas Pegadaian 29 September 2026 untuk Antam, Galeri24, dan UBS lengkap dengan harga jual serta buyback berbagai ukuran.
FIFA membahas kemungkinan dana tambahan untuk 211 asosiasi anggota. UEFA dan Concacaf mengusulkan minimal US$10 juta per anggota.