Horee, 1.000 Dhuafa di Jogja Mendapat Santunan

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Selasa, 22 Mei 2018 21:17 WIB
Horee, 1.000 Dhuafa di Jogja Mendapat Santunan

Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat secara simbolis menyerahkan santunan tersebut kepada Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti untuk diteruskan kepada penerima santunan di Gedung Ghra Pandawa Balai Kota Jogja, Selasa (22/5/2018)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak

Harianjogja.com, JOGJA-PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul bersama Pemkot Jogja kembali memberikan santunan bagi 1.000 kaum dhuafa di Jogja, Selasa (22/5/2018). Sido Muncul menyerahkan santunan berupa uang tunai senilai Rp150 juta di Gedung Ghra Pandawa Balai Kota Jogja.

Direktur PT Sido Muncul Irwan Hidayat secara simbolis menyerahkan santunan tersebut kepada Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti untuk diteruskan kepada penerima santunan. Acara tersebut juga dihadiri Brand Ambassador Kuku Bima Energi Sido Muncul Donny Kesuma.

Irwan berharap pemberian santunan tersebut bisa bermanfaat bagi penerima untuk membantu sebagian kecil kebutuhan mereka menyambut lebaran. "Pemberian santunan ini merupakan kegiatan tahunan dari Sido Muncul sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, khususnya warga Jogja. Apalagi dalam bulan Ramadan sudah sepantasnya kita saling berbagi," katanya di sela-sela kegiatan.

Menurutnya, eksistensi Sido Muncul sampai saat ini dikarenakan perusahaan jamu yang berdiri sejak 1951 ini dikelola dengan baik. Selain itu, keberadaan Sido Muncul selama ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat.

"Kalau tidak ada manfaatnya untuk masyarakat buat apa? Semoga apa yang kami lakukan selalu bermanfaat bagi masyarakat," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti mengatakan, kegiatan tersebut diharapkan bisa mendorong kegiatan serupa untuk menolong para duafa agar masyarakat tambah kuat.

"Kalau semua bekerja sama, nantinya akan terbentuk masyarakat yang kuat. Kalau setiap tahun ada 1.000 duafa diperkuat, diharapkan jumlah duafa bisa terus berkurang," katanya.

Oleh karena itu, Pemkot Jogja akan terus membangun mental masyarakat agar suka memberi dibandingkan menerima bantuan. Alasannya, ajaran agama manapun memberikan nilai bahwa orang yang memberi lebih baik daripada yang menerima," ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online