Puncak Kemarau Agustus, Warga Gunungkidul Diminta Hemat Air
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
Aktivitas jual beli di operasi pasar murah yang dilaksanakaan di depan Kantor Dinas Perdagangan Bantul, Jumat (25/5/2018). Sebagian besar pembeli adalah kalangan PNS./David Kurniawan-Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL--Pegawai Negeri Sipil di lingkup Pemkab Bantul mendominasi pembeli di Operasi Pasar (OP) Murah yang digelar Dinas Perdagangan (Disperindag), Jumat (25/5/2018).
Diharapkan operasi ini tidak hanya dilakukan di area kompleks Kantor Pemkab II Manding, tetapi lokasi bisa diperluas di tempat umum seperti balai desa maupun halaman kecamatan. Tujuannya agar masyarakat umum dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Sekretaris Dinas Perdagangan Bantul Reni Maria Astuti mengatakan operasi pasar murah yang diselenggarakan di depan Kantor Dinas Perdagangan merupakan bazar pertama di Bulan Ramadan. Rencananya pasar murah akan terus digelar setiap Jumat selama puasa.
“Ini edisi pertama. Nanti dari pelaksanaan akan kami lakukan evaluasi untuk penyelenggaraan di tahap berikutnya,” kata Reni menjawab pertanyaan Harian Jogja, Jumat kemarin.
Menurut dia, operasi pasar ini terbuka untuk umum sehingga masyarakat dapat ikut berpartisipasi. Meski demikian, lanjut Reni, di hari pertama operasi, pembeli yang datang masih didominasi oleh kalangan PNS di lingkup Pemkab Bantul. “Sebenarnya sudah kami sosialisasikan ke kecamatan tetapi mungkin belum efektif sehingga yang datang membeli masih banyak dari kalangan PNS,” katanya.
Reni mengatakan pameran bisa diselenggarakan di kecamatan dan balai desa. Namun, hingga kemarin belum ada yang mengajukan diri untuk menjadi lokasi pasar murah.
Operasi pasar murah menjual barang kebutuhan pokok seperti gula pasir, minyak kemasan, bawang merah, bawang putih, dan beras. “Harga yang kami tawarkan berada di bawah harga pasaran,” katanya.
Salah seorang warga Bantul Lestari mengaku tidak tahu ada pasar murah yang diselenggarakan Dinas Perdagangan Bantul. Ia berharap penyelenggaraan tidak hanya dilaksanakan di Kantor Pemkab, tetapi bisa di tempat lain sehingga masyarakat dapat ikut berpartisipasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul meminta warga menghemat air saat puncak kemarau Agustus 2026. Sebanyak 184 tangki air bersih telah disalurkan ke wilayah terdampak kekeringan.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.