Juventus Menang Tipis 1-0 di Markas Lecce, Vlahovic Cetak Gol Kilat
Juventus menang 1-0 atas Lecce di Serie A. Gol cepat Vlahovic jadi penentu kemenangan Bianconeri di pekan 36 Liga Italia.
Pembatas jalan yang dipasang di salah satu ruas jalan di Jogja./Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA-Dinas Perhubungan (Dishub) Jogja menyiapkan rekayasa lalu lintas menyambut musim mudik Lebaran 2018. Persiapan dilakukan lebih awal agar pengendara di kawasan yang rawan macet dapat lebih dikondisikan.
Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dishub Jogja Golkari Made Yulianto mengatakan, persiapan untuk rekayasa lalu lintas di Jogja dimulai sejak H-12. Pihaknya sengaja melakukan rekayasa lalu lintas lebih awal karena selain banyak tahapan yang harus dilakukan, titik lokasi yang perlu direkayasa juga tersebar.
"Sejak hari ini [Senin] kami lakukan manajemen lalu lintas jelang Lebaran. Kami mulai lebih awal dengan harapan bisa cepat dikondisikan," katanya,katanya, Senin (4/6/2018).
Rekayasa lalu lintas yang dilakukan juga tidak sampai menutup jalan. Pihaknya lebih fokus menghadapi lonjakan kendaraan saat Lebaran nanti dengan memasang pembatas jalan nonpermanen. Selain itu juga Dishub Jogja juga memasang rambu-rambu penanda arah, memperbanyak rambu lalu lintas serta mengatur durasi traffic light.
"Khusus untuk pemasangan pembatas jalan nonpermanen, kami awali di sepanjang Jalan Senopati," katanya.
Beberapa titik serupa yang akan diberikan pembatas jalan berada di ruas Jalan KH Ahmad Dahlan, Jalan Kusumanegara, Jalan Mataram serta Jalan Magelang. Pembatas jalan tersebut sengaja dipasang agar tidak ada pengendara yang memotong arus atau berbalik arah. Alasannya, dalam kondisi jalan yang cukup padat, pemotongan arus bisa menghambat laju kendaraan di belakangnya sehingga terjadi antrean panjang.
"Tahun lalu di Kotabaru kami pasang pembatas. Sekarang sudah diberi divider, pembatas permanen," katanya.
Golkari memperkirakan, sejumlah pusat perbelanjaan bakal menjadi area rawan kemacetan. Beberapa titik yang dicermati antara lain berada di Jalan Malioboro, Jalan C Simanjuntak, Jalan Terban, Jalan Urip Sumoharjo maupun Jalan Prof Yohanes. Mulai H-7, katanya, kawasan tersebut selalu dipenuhi warga untuk belanja kebutuhan Lebaran.
"Kami akan lakukan rekayasa lalin yang lebih intensif lagi di pusat-pusat perbelanjaan ini. Baik dengan menerjunkan petugas ataupun memasang rambu," jelasnya.
Khusus Jalan Malioboro, Golkari menjelaskan jika kawasan tersebut memiliki aturan khusus. Menurutnya, di sepanjang jalan itu sudah terpasang rambu larangan berhenti. "Jika ada kendaraan yang kedapatan menaikkan atau menurunkan penumpang bisa ditilang oleh kepolisian," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Juventus menang 1-0 atas Lecce di Serie A. Gol cepat Vlahovic jadi penentu kemenangan Bianconeri di pekan 36 Liga Italia.
Long weekend 14–17 Mei 2026 di Jogja dipenuhi agenda wisata, budaya, dan event menarik. Simak rekomendasi lengkapnya di sini.
Pemkab Bantul turunkan tarif pantai barat jadi Rp5.000 per destinasi mulai Juli 2026. Skema baru dinilai lebih adil bagi wisatawan.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Jaksa juga minta denda dan uang pengganti.
KID DIY fokus pada penguatan informasi kebencanaan hingga tingkat kelurahan. Sistem terpadu disiapkan untuk cegah simpang siur saat darurat.
Wagub DIY Paku Alam X pastikan seluruh rekomendasi DPRD ditindaklanjuti. Evaluasi pembangunan fokus pada pemerataan ekonomi dan tata kelola.