SD Muhammadiyah Sapen Pertahankan Gelar, Tarakanita Bumijo Cetak Sejarah di MLSC Jogja
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Ilustrasi Malioboro. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Selain kecelakaan lalu lintas dan kemacetan, pemudik diminta mewaspadai tindak kriminalitas mulai copet, jambret hingga kejahatan hipnosis. Lebih dari 1.000 petugas keamanan dan komunitas warga siap mengamankan perayaan Lebaran di Kota Jogja.
Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti mengatakan segala bentuk gangguan keamanan dan ketertiban selama musim mudik ini akan ditindak tegas. Pemkot dan Polresta Jogja bersama elemen keamanan lainnya, termasuk masyarakat terlibat dalam pengamanan perayaan Lebaran Idulfitri tahun ini.
"Ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban selama libur Lebaran," katanya seusai memimpin apel Operasi Ketupat 2018 di Balai Kota Jogja, Rabu (6/6/2018).
Tahun ini, Polresta Jogja bersama instansi terkait membuka sembilan posko pengamanan dan posko pelayanan di sejumlah titik di Kota Jogja. Posko tersebut didirikan sejak Rabu hingga 24 Juni mendatang. Ada sekitar 700 petugas gabungan yang bersiaga di sembilan posko.
"Saya berharap selama 18 hari penyelenggara Operasi Ketupat 2018, Jogja bisa berlangsung aman," ucapnya.
Wali Kota mengatakan paling tidak ada empat ancaman yang patut diwaspadai selama Operasi Ketupat 2018. Di antaranya adalah terkait dengan stabilitas harga dan ketersediaan pangan, kelancaran arus mudik dan balik, potensi bencana dan kamtibmas serta ancaman terorisme. Dia berharap peran serta masyarakat untuk ikut menjaga keamanan lingkungannya. Mulai dari rumah tangganya hingga berjenjang ke RT, RW dan tingkat kampung.
Selain potensi gangguan kamtibmas, antisipasi dilakukan juga untuk memastikan kenyamanan bagi wisatawan yang berlibur ke Jogja. Dia meminta agar masyarakat Jogja bisa menyambut wisatawan maupun pemudik dengan baik.
"Tapi jangan lupa juga, wisatawan yang datang ke Jogja juga harus taat aturan," katanya.
Secara keseluruhan, sebanyak 475 personel dari jajaran Polresta Jogja akan disiapkan selama Operasi Ketupat 2018. Kapolresta Jogja AKBP Armaini menyebut tahun ini disiapkan sembilan pos, yang terdiri dari empat pos pengamanan serta lima pos pelayanan.
"Untuk kerawanan selama mudik dan libur Lebaran nanti masih terkait dengan kemacetan dan kecelakaan. "Juga waspada copet, jambret dan aksi hipnosis," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Muhammadiyah Sapen kembali juara KU 12 MLSC Jogja. SD Tarakanita Bumijo I mencetak sejarah sebagai juara baru KU 10 dengan top skor 36 gol.
Tren baju murah untuk foto liburan merebak di kalangan turis China. Pakaian lalu dibuang atau dijual kembali dan memicu isu limbah tekstil.
Power window mobil seret bisa disebabkan debu hingga karet aus. Kenali penyebab dan cara mengatasinya dengan silicone spray.
Nguyen Xuan Son cedera hamstring dan absen 4-6 pekan. Striker Vietnam itu harus mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian beserta harga buyback dalam berbagai ukuran, dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.