Peridot Klaten Kembali ke Akar Kopi Setelah Hampir 12 Tahun Berjalan
Hampir 12 tahun Peridot Coffee and Eatery Klaten bertahan mengikuti perubahan tren kopi, dari mesin espresso hingga konsep slowbar.
Berita duka./Ist
Harianjogja.com, JOGJA- Dalam sehari dua sosok kharismatik di lingkungan Pemkot Jogja berpulang, Jumat (8/6/2016). Yaitu mantan Walikota Jogja periode 1991-2001, Kol (Purn) R Widagdo, dan Direktur RS Jogja Tuty Setyowati yang meninggal dunia.
Tuty dikabarkan meninggal dunia pukul 11.30 WIB di RS JIH. Mantan Kepala Dinas Kesehatan Jogja itu disemayamkan di rumah duka Jalan Garuda Tahunan Umbulharjo. Jenazah kemudian disemayamkan di makam keluarga Seyegan pukul 15.00 WIB. "Kami kaget dengan meninggalnya ibu Tuty. Selama ini beliau tidak pernah menceritakan sakit yang dideritanya," kata Alfun, salah satu dokter di RS Jogja, Jumat.
Sosok Tuty cukup memberikan kenangan mendalam bagi koleganya di lingkungan Pemkot. Plt Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian Kota Jogja Tri Hastono mengatakan almarhumah merupakan sahabat yang sangat memiliki perhatian kepada teman. Setiap bertemu selalu saja mengingatkan untuk agar supaya koleganya menjaga kesehatan. "Olah raga dan jaga pola makan". Itu pesan yang selalu diingatkan karena usia sudah tidak lagi muda. Beliau juga meminta untuk hindari makanan makanan yang berkolesterol," kenang Tri.
Kepala Dinas Damkar Jogja Agus Winarto menilai sosok Tuty sebagai orang yang sangat konsisten, ramah tetapi juga pendiam. Tuty juga dikenal dekat dengan koleganya. "Dan yang tidak pernah saya lupa kalau bertemu, beliau mesti yang menegur lebih dulu," kata Plt BPBD Jogja ini.
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Jogja Octo Noor Arafat mengaku mengenal Tuty tidak sekadar sebagai dokter. Tuty, kata Octo merupakan sosok yang ramah, smart dan responsif. "Beliau pendengar yang baik yang selalu siap membantu dan memberikan solusi," katanya.
Sementara R Widagdo, meninggaldunia pukul 12.28 WIB di RSUP DR Sardjito. Walikota Jogja dua periode itu langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Cantel Semaki Umbulharjo. Jenazah akan dikebumikan pada Sabtu (9/6/2018) pagi dengan upacara militer sebelum dimakamkan di Pemakaman Islam Karangkajen. "Ayah sempat dirawat di RS Jogja pada 9-30 April 2018, kemudian dipindahkan ke RSUP Dr Sardjito hingga akhirnya wafat karena komplikasi," kata putra kedua R Widagdo, Ardian.
Jabatan militer terakhir yang diembannya ialah Danrem 071 Wijaya Kusuma Purwokerto. Selepasnya baru menjabat sebagai Walikota Jogja selama sepuluh tahun. R Widagdo sebetulnya berhak atas jasa Bintang Gerilya lantaran pernah terlibat dalam operasi militer di Timor Timur. Namun jasa itu belum sempat diurus akibat kesibukannya di pemerintahan waktu itu. "Selepas dari Walikota, bapak hanya aktif di sosial, masjid dan keluarga. Waktunya banyak dihabiskan untuk lingkungan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hampir 12 tahun Peridot Coffee and Eatery Klaten bertahan mengikuti perubahan tren kopi, dari mesin espresso hingga konsep slowbar.
Adi Prayitno menilai PPP punya modal politik dari elektabilitas 3,4 persen untuk memperkuat mesin partai menuju Pemilu 2029.
Cristian Romero ditunjuk menjadi kapten baru Argentina setelah Lionel Messi pensiun dari sepak bola internasional.
Lowongan Mekanik Trans Jogja dibuka hingga 30 September 2026. Lulusan SMK dan fresh graduate bisa cek syarat serta cara daftarnya.
Roberto Mancini gagal membawa Italia menang dalam laga perdananya. Gli Azzurri kalah 0-2 dari Belgia di UEFA Nations League.
Debut Zinedine Zidane bersama Prancis berbuah kemenangan 1-0 atas Turki di UEFA Nations League berkat gol Kylian Mbappe.