Jadwal SIM Gunungkidul Kamis 3 September 2026 di Siraman Wonosari
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek SIM Keliling, SIMMADE, SIMPITU, hingga layanan malam.
Masjid UGM./JIBI
Harianjoga.com, SLEMAN – Pimpinan Universitas Gadjah Mada (UGM) mengambil sikap dengan mencopot jabatan dua dosen Fakultas Teknik yang masih nekat menjadi simpatisan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) pasca dilarangnya ormas tersebut oleh pemerintah.
Selanjutnya nasib kedua dosen itu akan diputuskan melalui Dewan Kehormatan Universitas (DKU) UGM. Keputusan itu diambil setelah memanggil kedua dosen tersebut untuk hadir di Ruang Sidang Rektor, Lantai Dua Sayap Utara Balairung UGM, Jumat (8/6/2018) sore.
Kedua dosen tersebut menjabat sebagai Kepala Departemen dan Kepala Laboratorium di Fakultas Teknik UGM.
Rektor UGM Profesor Panut Mulyono menyatakan, kedua dosen tersebut hadir memenuhi panggilannya. Pihaknya telah melakukan klarifikasi dan mendapatkan jawaban langsung dari keduanya.
Jawabannya mereka melakukan aktifitas menjadi simpatisan ormas tersebut bukan bermaksud anti pancasila atau anti NKRI.
“Tetapi alasannya, ingin berjuang memperbaiki Indonesia ini dengan cara-cara Islami, dia tidak anti NKRI atau Pancasila begitu keterangan yang disampaikan. Tetapi biar semua prosedural ya kami teruskan ke dewan kehormatan universitas,” ungkap Panut, Jumat (8/6/2018).
Panut mengatakan, ia sudah pernah memanggil salah satu dari dua dosen tersebut dengan didampingi Dekan Fakultas Teknik beberapa waktu lalu. Tetapi dalam diskusi tersebut, satu dosen tersebut menolak sebagai anggota HTI dengan alasan tidak memiliki kartu anggota. “Waktu itu dia bilang, saya nggak punya kartu anggota HTI. Lha yang lain-lain juga ngga punya,” ujarnya
Alasan pemanggilan ulang keduanya karena melalui medsos mereka mengungkapkan perasaan terkait HTI dalam bentuk mendoakan, harapan atau bersimpati terhadap ormas tersebut. Panut memastikan, sebelum HTI dilarang, kedua dosen itu sangat aktif di ormas tersebut. “Saya juga ada gambarnya yang saat latihan apa itu [ormas tersebut],” kata Rektor UGM ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Gunungkidul September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek SIM Keliling, SIMMADE, SIMPITU, hingga layanan malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 5 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun, tarif Rp8.000, dan cara pembayarannya.
OJK DIY menyebut judi online bisa mendorong masyarakat menggunakan pinjol. Outstanding P2P lending DIY capai Rp1,41 triliun.
DPRD Sleman mendorong perbaikan data desil dibuka berkala agar perubahan kondisi ekonomi masyarakat dapat tercermin dalam data.
Banjir bandang Nepal-China menewaskan 1.280 orang dan membuat lebih dari 5.620 orang hilang. Operasi pencarian memasuki pekan kedua.
Dampak bullying dapat terbawa hingga sekolah baru. SIKOMHATI.ID diterapkan di SMK YPKK Tepus untuk memperkuat empati dan komunikasi siswa.