Karyawan Jasa Raharja Jogja Sambut Pemudik di Terminal Giwangan

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Minggu, 10 Juni 2018 23:50 WIB
Karyawan Jasa Raharja Jogja Sambut Pemudik di Terminal Giwangan

Kepala Jasa Raharja Cabang Jogja R.M Wahyu Widodo bersama karyawan PT Jasa Raharja Cabang Jogja menyambut kedatangan para pemudik di Terminal Giwangan Jogja, Sabtu (9/6/2018). /Harian Jogja-Abdul Hamied Razak

Harianjogja.com, JOGJA—Rombongan peserta mudik bareng PT Jasa Raharja (Persero) tiba di Terminal Giwangan Jogja, Sabtu (9/6/2018). Rombongan mudik gratis ini tiba sekitar pukul 23.39 WIB.

Meski menempuh perjalanan selama sekitar 15 jam dari Jakarta, para pemudik yang ikut Mudik Bareng Guyup Rukun BUMN 2018 ini tiba dalam kondisi sehat dan sumringah. Kedatangan para pemudik pun disambut dengan ramah oleh seluruh karyawan PT Jasa Raharja Cabang Jogja. Selain membentangkan sepanduk, para pemudik juga langsung didata oleh petugas.

Kepala Cabang PT Jasa Raharja (Persero) R.M Wahyu Widodo yang ikut menyambut peserta di Terminal Giwangan menyampaikan selamat datang, dan bersyukur peserta tiba dengan selamat. Menurutnya, tidak ada laporan kendala para pemudik selama kegiatan mudik bareng Jasa Raharja rute Jakarta-Jogja itu.

"Sejauh ini tidak ada laporan kendala, hanya kemungkinan kemacetan di sejumlah titik saja yang membuat pemudik terlambat tiba di Giwangan," kata Wahyu.

PT Jasa Raharja (Persero) memberangkatkan 23 unit bus yang seluruhnya berangkat dari Pantai Karnaval, Ancol, Jakarta, menuju Jogja. Total jumlah peserta mudik yang turun di Jogja sebanyak 1.200 orang. Jumlah tersebut belum termasuk 12 Bus lainnya yang langsung menuju ke Wonosari Gunungkidul.

"Masing-masing bus memiliki 52 tempat duduk. Setiap peserta mendapatkan layanan selama perjalanan dan bingkisan dari Jasa Raharja," katanya.

Program ini juga diarahkan untuk pemudik yang selama ini menggunakan kendaraan roda dua karena catatan angka kecelakaan selama mudik biasanya 70% didominasi oleh kendaraan roda dua. "Mudik gratis ini untuk mengurangi resiko kecelakaan, terutama bagi pemudik roda dua," katanya.

Tahun ini PT Jasa Raharja (Persero) memberangkatkan sekitar 38.000 pemudik ke sekitar 30 kota di beberapa provinsi seperti Semarang, Jepara, Salatiga, Pekalongan, Tegal, dan Klaten.

Sunarti, salah seorang peserta mudik asal Gunungkidul mengaku senang dengan program mudik dari Jasa Raharja itu. Warga yang saat ini berdomisili di bilangan Cakung Jakarta Timur itu baru pertama kali ikut program tersebut. "Sebelumnya belum pernah. Tahun lalu nggak dapat informasi. Alhamdulillah, tahun ini bisa ikut," katanya.

Ibu yang menjadi asisten rumah tangga ini berangkat bersama suami dan anaknya. Dia berharap tahun depan tetap bisa ikut program serupa. Selain bisa mengirit ongkos, mudik gratis tersebut juga dinilai aman dan nyaman.

"Suami saya hanya buruh bangunan. Jadi program ini sangat membantu bagi kami. Apalagi dalam perjalanan tidak ada kendala sama sekali," katanya.

Kepala Satuan Pelayanan Terminal Giwangan Jogja Bekti Zunanta mengatakan Jasa Raharja adalah salah satu peserta yang mengikuti program bareng tahun ini. Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan, jumlah rombongan pemudik yang mengikuti program ini dari Jasa Raharja sebanyak 23 Bus. "Kami siap melayani para pemudik. Ada beberapa posko yang kami sediakan. Termasuk dari Posko Jasa Raharja," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online