Satu PNS Mantan Terpidana Korupsi di Kulonprogo Masih Aktif
Semenjak ditetapkannya Undang-undang Tipikor tahun 2009, Kulonprogo memiliki tiga kasus korupsi di lingkungan pegawai negeri sipil. Ketiga kasus tersebut terjadi di tahun 2013 dan 2014.
Suasana sore hari di Pantai Pasir Kadilangu, tepatnya di Jembatan Kadilangu yang masih ramai pengunjung, Sabtu (16/6/2018). /Harian Jogja-Beny Prasetya
Harianjogja.com, KULONPROGO -- Dinas Pariwisata Kulonprogo memprediksi puncak libur lebaran di Kulonprogo terjadi Minggu (17/6/2018) ini. Hal tersebut melihat tren tahun lalu yang selalu terjadi ledakan pengunjung di H+3 dan H+4.
Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kulonprogo, Yudono memprediksi hari Minggu ini menjadi puncak kepadatan wisatawan yang datang ke Kulonprogo. Menurutnya, setiap tahunnya Kulonprogo hampir bisa dipastikan mengalami ledakan kunjungan wisatawan saat H+3 atau H+4.
"Jadi untuk libur lebaran kali ini ya hari Minggu ini," kata Yudono.
Ia menyatakan, Objek wisata Glagah masih menjadi andalan Pemkab Kulonprogo. Kendati demikian ia juga menawarkan wisata pantai lain seperti Pasir Kadilangu dengan Mangrovenya, Kalibiru, Tuk Mudal, dan lain sebagainya.
Senada dengan Yudono, Koordinator Tempat Pemungutan Retribusi Pantai Glagah, Agus Sudibyo menyatakan, hari Minggu ini, Pantai Glagah diprediksi akan dikunjungi setidaknya belasan Rini orang. Di Sabtu kemarin, setidaknya adalah 11.000 orang dapat ditarik biaya retribusi.
"H+4 dan H+3, biasanya dua kali lipatnya H+2, jadi puluhan ribu wisatawan prediksi saya," katanya.
Sementara Kepala Bidang Lalulintas Dinas Perhubungan Kulonprogo meminta pengendara yang melintas di Kulonprogo untuk mempertimbangkan jalan alternatif yang ada. Selain jtu kesiapan kendaraan juga ia harapkan di pastikan terlebih dahulu, mengingat medan di sebagian wilayah Kulonprogo ialah pegunungan.
"Dari pantauan lapangan teman teman Dishub, kemungkinan hari ini lebih banyak kendaraan melintas, tetapi ke arah lokasi wisata," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Semenjak ditetapkannya Undang-undang Tipikor tahun 2009, Kulonprogo memiliki tiga kasus korupsi di lingkungan pegawai negeri sipil. Ketiga kasus tersebut terjadi di tahun 2013 dan 2014.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.