Prakiraan Cuaca di Jogja Hari Ini, Sabtu 11 Juli 2026, Berawan
Cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Sabtu (11/7/2026) diprakirakan berawan dan bersahabat untuk berbagai aktivitas luar ruang.
Suasana Jalan Suroto, Kotabaru Selasa (17/4/2018)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA- Pembangunan pedestrian di Jalan Suroto kawasan Kota Baru segera terwujud. Tahap awal proses pembangunan segera dimulai pada pertengahan Juli mendatang.
Pada tahap awal, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUP-KP) Jogja bersama PT PLN segera melakukan pemindahan tiang listrik. Hal itu untuk mengawali proses pekerjaan pembangunan trotoar di Jalan Suroto tersebut. "Itu tahap awalnya. Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak PLN," kata Kepala DPUP-KP Jogja Agus Tri Haryono, Jumat (22/6/2018).
Menurut dia, pemindahan tiang listrik tersebut bertujuan untuk menata letak tiang listrik agar berjajar lebih rapi dan tidak mengganggu pejalan kaki yang melewati pedestrian. Sebab trotoar akan dilebarkan dari semula 1,1 meter menjadi 2,1 meter. Di kawasan itu juga ditambah sejumlah street furniture untuk menghidupkan suasana kawasan Indis di Kotabaru.
Selama proses pembangunan trotoar, lanjut Agus, tidak ada penutupan jalan. Pihaknya hanya memberikan rambu berisi informasi kepada pengguna jalan bahwa di lokasi tersebut sedang ada pekerjaan pembangunan. “Jalan Suroto tidak ditutup karena salah satu jalan utama. Kalau ditutup akan sangat sulit mencari jalur alternatif lain,” katanya.
Pelebaran trotoar tersebut juga tidak akan mengurangi lebar jalan atau menggunakan persil milik warga. Sebaliknya, pelebaran trotoar dilakukan dengan mengubah saluran air hujan yang semula terbuka menjadi tertutup. "Nantinya, saluran air hujan akan berada di bawah trotoar," katanya.
Trotoar, lanjut dia, juga dilengkapi dengan guiding block untuk memberikan kenyamanan bagi penyandang disabilitas. Guiding block yang disiapkan tetap menyambung meskipun berada di in gang. Panjang trotoar yang akan direvitalisasi mencapai sekitar dua kilometer untuk trotoar di sisi timur dan barat Jalan Suroto.
Sepanjang trotoar yang dibangun menggunakan bahan teraso berwarna keabu-abuan serta dilengkapi ornamen yang mendukung citra kawasan Kotabaru sebagai kawasan Indis. Pembangunan trotoar tersebut lanjut Agus, merupakan bagian dari penataan kawasan Kotabaru sebagai kawasan cagar budaya yang memiliki keunikan sebagai garden city dan kawasan Indis bergaya kolonial. "Dana untuk penataan kawasan Kotabaru sekitar Rp9,5 miliar. Proses lelang tinggal penandatanganan kontrak saja," katanya.
Terpisah, Pundhi Asisten Manajer Jaringan dan Perencanaan PLN Area Jogja menjelaskan rencana pemindahan tiang-tiang listrik di sepanjang Jalan Suroto tersebut sudah dikoordinasikan dengan PLN.
"Tapi ini masih dalam tahap perencanaan baik dari PLN maupun DPUP-KP," katanya.
Jika pemindahan tiang listrik dilakukan, maka perlu adanya pemadaman untuk sementara waktu. "Mengenai kapan waktu pelaksanaannya, kami juga belum tahu. Masih menunggu dari pihak DPUP-KP," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cuaca di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Sabtu (11/7/2026) diprakirakan berawan dan bersahabat untuk berbagai aktivitas luar ruang.
Jepang luncurkan AI Factory pertama di dunia dengan NVIDIA! 140 MW, 27.500 GPU, target 30% pasar robotika global. Simak selengkapnya di Harianjogja.
Putri KW kejutkan Japan Open 2026! Kalahkan unggulan 2 China, Wang Zhi Yi, dengan skor 21-4 di gim penentuan. Simak jalannya pertandingan selengkapnya.
Post Malone, Robbie Williams, Tom Cruise, dan IShowSpeed siap meriahkan final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol. Simak lineup hiburan spektakuler dari FIFA.
BRIN membuka Program Pemagangan Nasional 2026 bagi lulusan D4 dan S1. Tersedia hingga 375 formasi dengan uang saku UMK, mentor profesional, dan sertifikasi BNSP
AI Claude prediksi Spanyol juara Piala Dunia 2026 setelah 50.000 simulasi. Argentina menjadi lawan final terkuat. Simak hasil analisis dan data di balik prediks