Jadwal Lengkap 76 Indonesian Downhill 2026: Bantul Jadi Arena Neraka
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Suasana Jalan Suroto, Kotabaru Selasa (17/4/2018)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA- Pembangunan pedestrian di Jalan Suroto kawasan Kota Baru segera terwujud. Tahap awal proses pembangunan segera dimulai pada pertengahan Juli mendatang.
Pada tahap awal, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUP-KP) Jogja bersama PT PLN segera melakukan pemindahan tiang listrik. Hal itu untuk mengawali proses pekerjaan pembangunan trotoar di Jalan Suroto tersebut. "Itu tahap awalnya. Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak PLN," kata Kepala DPUP-KP Jogja Agus Tri Haryono, Jumat (22/6/2018).
Menurut dia, pemindahan tiang listrik tersebut bertujuan untuk menata letak tiang listrik agar berjajar lebih rapi dan tidak mengganggu pejalan kaki yang melewati pedestrian. Sebab trotoar akan dilebarkan dari semula 1,1 meter menjadi 2,1 meter. Di kawasan itu juga ditambah sejumlah street furniture untuk menghidupkan suasana kawasan Indis di Kotabaru.
Selama proses pembangunan trotoar, lanjut Agus, tidak ada penutupan jalan. Pihaknya hanya memberikan rambu berisi informasi kepada pengguna jalan bahwa di lokasi tersebut sedang ada pekerjaan pembangunan. “Jalan Suroto tidak ditutup karena salah satu jalan utama. Kalau ditutup akan sangat sulit mencari jalur alternatif lain,” katanya.
Pelebaran trotoar tersebut juga tidak akan mengurangi lebar jalan atau menggunakan persil milik warga. Sebaliknya, pelebaran trotoar dilakukan dengan mengubah saluran air hujan yang semula terbuka menjadi tertutup. "Nantinya, saluran air hujan akan berada di bawah trotoar," katanya.
Trotoar, lanjut dia, juga dilengkapi dengan guiding block untuk memberikan kenyamanan bagi penyandang disabilitas. Guiding block yang disiapkan tetap menyambung meskipun berada di in gang. Panjang trotoar yang akan direvitalisasi mencapai sekitar dua kilometer untuk trotoar di sisi timur dan barat Jalan Suroto.
Sepanjang trotoar yang dibangun menggunakan bahan teraso berwarna keabu-abuan serta dilengkapi ornamen yang mendukung citra kawasan Kotabaru sebagai kawasan Indis. Pembangunan trotoar tersebut lanjut Agus, merupakan bagian dari penataan kawasan Kotabaru sebagai kawasan cagar budaya yang memiliki keunikan sebagai garden city dan kawasan Indis bergaya kolonial. "Dana untuk penataan kawasan Kotabaru sekitar Rp9,5 miliar. Proses lelang tinggal penandatanganan kontrak saja," katanya.
Terpisah, Pundhi Asisten Manajer Jaringan dan Perencanaan PLN Area Jogja menjelaskan rencana pemindahan tiang-tiang listrik di sepanjang Jalan Suroto tersebut sudah dikoordinasikan dengan PLN.
"Tapi ini masih dalam tahap perencanaan baik dari PLN maupun DPUP-KP," katanya.
Jika pemindahan tiang listrik dilakukan, maka perlu adanya pemadaman untuk sementara waktu. "Mengenai kapan waktu pelaksanaannya, kami juga belum tahu. Masih menunggu dari pihak DPUP-KP," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Pemkab Kulon Progo berkomitmen selalu proaktif dalam penyelesaian terkait kepentingan masyarakat tersebut dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-kehatian
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.