Bantul Berharap Kunjungan Wisatawan Capai 3,7 Juta Orang Tahun Ini

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Selasa, 26 Juni 2018 14:10 WIB
Bantul Berharap Kunjungan Wisatawan Capai 3,7 Juta Orang Tahun Ini

Wisatawan memadati Pantai Parangtritis, Sabtu (16/6/2018). /Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo

Harianjogja.com, BANTUL-Dinas Pariwisata (Dinpar) Bantul menargetkan kunjungan wisatawan selama 2018 bisa mencapai 3,7 juta orang. Meski kunjungan wisatawan tahun lalu mencapai angka tersebut, tetapi untuk 2018, dinas tidak ingin muluk-muluk.

"Tahun lalu kunjungan sampai 3,7 juta orang karena ada peristiwa positif yang membuat wisatawan banyak yang ke Bantul," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, Selaa (26/6/2018).

Peristiwa positif yang dimaksud Kwintarto adalah kunjungan Barack Hussein Obama. Pada Juni 2017 lalu Obama beserta keluarga berkunjung ke Puncak Becici di Desa Muntuk, Dlingo. Kwintarto mengatakan kunjungan Obama membawa dampak positif bagi objek wisata Bantul.

Sementara tahun ini, Kwintarto mengaku belum melihat ada tanda-tanda peristiwa spesial yang bisa membuat kunjungan wisatawan ke Bantul naik. Namun ia meyakini angka 3,7 juta wisatawan tahun ini bisa melebihi target. Selama sembilan hari libur Lebaran, total wisatawan yang berkunjung ke Bantul mencapai 366.640 orang. Meningkat dari kunjungan Lebaran tahun lalu sebanyak 607.000 orang.

Menariknya dikatakan dia, Lebaran tahun ini, wisatawan tidak hanya menumpuk di Parangtritis, melainkan sudah menyebar ke sejumlah objek wisata pantai di bagian barat Parangtritis.
"Pantai Samas ke barat tahun lalu hanya 60 ribuan pengunjung, Lebaran tahun ini sampai sekitar 100.000 pengunjung," ujar Kwintarto.

Sementara total kunjungan wisatawan sejak Januari hingga Senin (25/6/2018) pagi kemarin, tercatat ada 1.829.495 orang. Jumlah wisatawan tersebut hanya di objek wisata yang menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD) seperti Parangtritis, Samas hingga Pandansimo, Gua Selarong, dan Gua Cerme. Tidak termasuk wisatawan yang berkunjung ke objek wisata yang dikelola masyarakat.

Total pendapatan selama enam bulan tersebut Rp13,1 miliar. Pendapatan sudah mencapai lebih dari 60% dari target Rp21 miliar sampai akhir tahun nanti.

Gubernur DIY Sri Sultan HB X sebelumnya meminta Bantul harus memperiapkan diri menghadapi beroperasinya bandara baru di Kulonprogo akhir 2019 mendatang. Sultan berharap kunjungan wisatawan ke Bantul bisa tersebar ke banyak wilayah, dan tidak hanya menumpuk di satu objek wisata.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online