Astrid Widayani Raih Penghargaan Darma Bakti di Hari Pramuka ke-65
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Wali Kota Jogja Hariyadi Suyuti saat mengikuti syawalan bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Jumat (29/6/2018) di Balai Kota Jogja./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA-Pemkot Jogja diminta mematangkan perencanaan terkait penataan wajah kota. Selama perencanaan disiapkan dengan matang, berapapun kebutuhan anggarannya bisa dicukupi melalui Danais meskipun secara bertahap.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X berharap konsep dan perencanaan pembangunan di Jogja lebih dimatangkan lagi agar bisa mengakses Danais. "Danais itu silakan digunakan tetapi perencanaan juga harus siap. Penataan Malioboro dan Kotabaru saat ini kan pakai Danais," urai Sultan di sela silaturahim dan halal bihalal di Balai Kota Jogja, Jumat (29/6/2018).
Menurut Sultan, Jogja harus mampu menjaga karakteristik wilayahnya. Apalagi lima dari enam kawasan cagar budaya di DIY berada di Jogja yakni Malioboro, Kraton, Pakualaman, Kotagede, dan Kotabaru.
"Penataan wajah kota itu diprioritaskan dengan menata kembali kawasan cagar budaya tersebut. Perencanaan Dinas Kebudayaan bagaimana?" kata Sultan.
Menurut Sultan, sebagai kota perjuangan, Jogja menjadi saksi beragam peristiwa bersejarah bagi bangsa ini. Sejumlah peristiwa penting seperti Serangan Oemoem 1 Maret, peristiwa Jogja Kembali, serangan Kotabaru, pemindahan ibukota NKRI dan peristiwa lainnya terjadi di Jogja. Peristiwa tersebut menjadi khasanah yang tidak terpisahkan dari masyarakat. Pembangunan masyarakat (nilai) jauh lebih penting dibanding pembangunan fisik.
"Jangan sampai peristiwa penting itu hilang. Jadi bagaimana agar masyarakat bisa mengingat sejarah itu dan tidak kehilangan," kata Sultan.
Sementara itu, Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti berharap adanya dukungan kebijakan teknis maupun alokasi Danais untuk penataan wajah kota. Menurutnya, penataan yang dilakukan saat ini (Malioboro dan Kotabaru) bertujuan agar cagar budaya sebagai kawasan lindung tetap terjaga.
Dalam proses penataan dan pembangunan tersebut, kata Haryadi, Pemkot tetap mengharapakan keterlibatan masyarakat. Sebagai contohnya, Pemko meluncurkan program Gandeng Gendong yang mensinergikan lima unsur yakni kota, kampus, kampung, korporasi dan komunitas.
Pemkot Jogja, lanjutnya, juga menyediakan aplikasi \'Jogja Smart Service\' berbasis andriod agar pembangunan yang dilaksanakan bisa meningkatkan partisipasi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 28 September 2026, lengkap dengan 10 jadwal keberangkatan dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Senin 28 September 2026 tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.