2020, UIN Suka Harus Jadi PT Islam Terkemuka

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Senin, 02 Juli 2018 12:10 WIB
2020, UIN Suka Harus Jadi PT Islam Terkemuka

Tim asesor internasional ASEAN University Network Quality Assurance yang berasal dari Thailand, Filipina, Malaysia dan Vietnam saat berkunjung ke kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta beberapa waktu lalu./IST-uin-suka.ac.id

Harianjogja.com, JOGJA--Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga (Suka) Yogyakarta ingin menjadi perguruan tinggi (PT) Islam terkemuka di dunia. Target tersebut harus sudah tercapai selama 2016-2020.

Demikian disampaikan Rektor UIN Suka Yogyakarta Prof. Yudian Wahyudi saat menerima tim asesor internasional ASEAN University Network Quality Assurance (AUN-QA).

UIN kembali menerima tim asesor dari Sekretariat AUN-QA untuk visitasi terhadap tiga program studi pada 26-28 Juni lalu. Tiga prodi tersebut adalah program S2 Interdiscilinary Islamic Studies (Pascasarjana), program S1 Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiah (Fakultas Ilmu Tarbiah dan Keguruan), program S1 Akidah dan Filsafat kemudian progam S1 Ilmu Alquran dan Tafsir (Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam).

“Dengan bergabung dalam skema jaminan kualitas AUN-QA, kami berharap UIN Sunan Kalijaga dapat meningkat dari kondisi yang ada. Target kerja kami selama2016-2020, universitas ini akan memimpin dalam studi keislaman dan mudah-mudahan akan menjadi salah satu universitas kelas dunia pada 2039,” kata Rektor, seperti dikutip dari uin-suka.ac.id, Minggu (1/7/2018).

Tim asesor berasal dari Thailand, Filipina, Malaysia dan Vietnam. Kunjungan ini merupakan asesmen ke-117 oleh AUN-QA di berbagai kampus di Asia Tenggara.

Turut mendampingi Rektor Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga Prof. Sutrisno, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Waryono, Ketua Senat Universitas Prof. Iskandar Zulkarnain, Kepala Biro AAKK Maskul Haji, para dekan dari berbagai fakultas dan direktur pascasarjana, termasuk dosen prodi yang diakreditasi serta tim akreditasi dari masing-masing fakultas dan program studi.

Rektor menambahkan berbagai bentuk kerja sama luar negeri dikembangkan UIN untuk menjadi pusat studi keislaman tingkat internasional, dan juga memastikan UIN Sunan Kalijaga secara konsisten mempunyai peran penting di Indonesia dan dunia.

Pada April 2017 lalu, UIN Sunan Kalijaga berhasil meloloskan dua program studi menurut standar AUN-QA yaitu Prodi Pendidikan Kimia Fakultas Sains dan Teknologi, dan Prodi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online