Universitas Muhammadiyah Harus Bertoleransi Tinggi

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Kamis, 17 Januari 2019 09:10 WIB
Universitas Muhammadiyah Harus Bertoleransi Tinggi

Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nasir./Suara Muhammadiyah

Harianjogja.com, JOGJA -- Indonesia merupakan negara majemuk yang memiliki banyak sekali perbedaan, mulai dari pulau, suku, ras, budaya, hingga agama. Harus diakui, perbedaan itu seringkali menjadi pembatas untuk bersosialisasi. Terutama persoalan agama yang belakangan menjadi isu yang sangat sensitif di kalangan masyarakat Indonesia.

Berangkat dari kondisi tersebut, Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir menganjurkan agar Universitas Muhammadiyah menjadi salah satu contoh perguruan tinggi yang menjunjung tinggi toleransi.

Haedar menyampaikan hal tersebut di depan mahasiswa Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong (Unimuda) dalam acara silaturahmi, Sabtu (12/1/2019).

Muhammadiyah memiliki 175 perguruan tinggi di Indonesia, 45 d antaranya sudah berstatus universitas. Jumlah keseluruhan mahasiswa di Indonesia, 12%-nya atau 600.000 berasal dari Muhammadiyah.

“Poin pentingnya adalah Muhammadiyah akan terus ikut bergerak untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, tanpa membeda-bedakan agama, etnik, ras, golongan, bahkan pilihan politik sekali pun.

“Saya berharap Universitas Muhammadiyah yang ada di Indonesia menjadi bahan percontohan sebagai universitas yang memiliki toleransi tinggi,” kata Haedar di Sportorium Unimuda Sorong.

Seluruh bangsa Indonesia kata Haedar, harus menyadari keberagaman bisa menjadi pemersatu bangsa.

“Ras, suku, agama, dan pilihan politik seperti yang selalu saya tekankan tidak boleh menjadi pemecah belah bangsa. Katanya kita bangsa yang kaya dengan budaya, jadi masyarakat ketimuran itu harus memiliki keramahan, kegembiraan dan bersama. Muhammadiyah belum seberapa, tetapi kami berusaha untuk terus berbagi agar masyarakat mendapatkan hak pendidikan, tempat tinggal, dan perlakuan yang sama tanpa membeda-bedakan dengan yang lain,” jelas dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online