Tagana Harus Lebih Berdaya, Wajib Bantu Warga saat Terjadi Bencana

Fahmi Ahmad Burhan
Fahmi Ahmad Burhan Kamis, 05 Juli 2018 14:15 WIB
Tagana Harus Lebih Berdaya, Wajib Bantu Warga saat Terjadi Bencana

Bupati Sleman, Sri Purnomo (kiri) berjabat tangan dengan anggota Tagana Sleman seusai pengukuhan, Rabu (4/7/2018).Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan

Harianjogja.com, SLEMAN—Bupati Sleman, Sri Purnomo, mengukuhkan 26 pengurus Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana (FK Tagana) Sleman untuk masa bakti 2018 sampai 2021 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Rabu (4/7/2018) .

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sleman, Sri Murni Rahayu, FK Tagana Sleman diharapkan bisa menguatkan perannya dalam membantu Pemkab Sleman dalam perlindungan sosial dan penanggulangan bencana, baik saat sebelum bencana, saat tanggap darurat maupun setelah bencana. "Pengukuhan ini mengacu kepada hasil musyawarah pembentukan FK Tagana Sleman Juni lalu," kata Sri Murni Rahayu, Rabu.

Bupati Sleman, Sri Purnomo, menyatakan FK Tagana di Sleman harus mampu lebih berdaya dalam membantu masyarakat khususnya masyarakat yang menghadapi bencana. Menurutnya, Sleman memiliki potensi terjadinya berbagai macam bencana, termasuk erupsi Gunung Merapi. "Merapi merupakan salah satu gunung aktif di Indonesia. Untuk itu diperlukan penanganan yang baik, tingkat kesehatan yang baik dan kemampuan yang baik dari setiap anggota Tagana Sleman," kata Sri Purnomo.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online