Top Ten News Harianjogja.com Edisi Kamis 20 Agustus 2026
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Kamis (20/8/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis mulai dari infrastruk
Arman Suryani (memegang alat), Nindy Mutia Pratiwi, dan Ega Astiana Nuzul Wahyuni (paling kanan) saat melakukan penelitian di Laboratorium Terpadu UII, Jumat (6/7/2018)./Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, SLEMAN-Sejumlah mahasiswa Farmasi Fakultas MIPA Universitas Islam Indonesia (UII) mengubah kulit buah salak menjadi obat diabetes. Penelitian tahap awal ini masih dikemas dalam bentuk sediaan nanopartikel.
Ketiga mahasiswa tersebut adalah, Arman Suryani, Nindy Mutia Pratiwi dari Farmasi angkatan 2014 dan Ega Astiana Nuzul Wahyuni angkatan 2017. Kelompok penelitian yang didanai Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kemenristekdikti itu mengangkat judul, Pemanfaatan Potensi Lokal Buah Salak dalam Bentuk Sediaan Nanopartikel sebagai Antidiabetes.
Arman menjelaskan, timnya sengaja mengangkat tentang kulit salak karena termasuk salah satu potensi lokal di sekitar kampus UII kawasan Sleman. Selain itu pemanfaatan kulit salak masih sangat jarang. Mereka mengumpulkan kulit buah salak tersebut dari berbagai petani mencapai 10 kilogram. Kulit lebih dahulu dicuci, dikeringkan lalu dioven selama tiga hari. Kemudian kulit setelah dioven lalu diblender dihaluskan jadi serbuk terkumpul sekitar satu kilogram. Penelitian dilanjutkan dengan merendam serbuk dengan pelarut etanol 70% selama lima sampai tujuh hari, selanjutnya disaring untuk mendapatkan filtrat.
"Kemudian dipisahkan antara pelarut tadi dengan ekstrak yang masih campur menjadi eksktrak murni menggunakan alat rotary vakum evaporator. Pemisahan itu pelarutnya jadi pelarut murni dan ekstraknya juga murni meski tidak 100%," terangnya kepada Harian Jogja di Laboratorium Terpadu UII, Jumat (6/7).
Setelah mendapat ekstrak baru kemudian dibuat sediaan nanopartikel menggunakan metode solvent evaporation terdiri dari fase air dan fase organik. Pada fase air dicampurkan dengan tetesan, sedangkan fase organik menggunakan PLGA (poly lactic go glycolic acid) dengan etil asetat atau polyphenyl alcohol (PPA) dilarutkan dengan aqua pro injection. "Kami menggunakan alat pengaduk magnetik dan alat ultrasonik untuk membuat nano partikelnya," ucapnya.
Nindy Mutia menambahkan, dengan nanopartikel, maka sediaan akan lebih manjur dan tepat sasaran ketika dikemas sebagai obat antidiabetes. Mengingat ukuran nanopartikel lebih kecil, dengan ukuran yang dihasilkan 173 nanometer. Penelitian itu dilakukan mulai pertengahan Maret 2018, dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan pengujian di ikan zebra dengan diinduksi lebih dahulu baru kemudian diberikan obat antidiabetes buatan timnya.
"Kalau diproduksi menjadi obat nanti dalam bentuk oral karena aman masuk ke mulut, tetapi itu butuh pengujian lebih jauh lagi. Obat ini akan lebih berefek ke tubuh," kata dia.
Ega memastikan kulit salak sebelum dioven lebih dahulu diuji kromatografi lapis tipis dan uji reaksi tabung. Uji itu untuk memastikan bahwa ada kandungan flavonoid di kulit buah salak yang akan dipakai.
"Hasil analisis kualitatif preaksi tabung menujukan ekstrak kulit buah salak mengandung flavonoid, hasil organoleptis didapatkan hasil berupa warna sampel yang berwarna putih keruh, dengan bau sedikit etil asetat dan sampel yang berbentuk cairan suspensi, untuk ukuran partikel didapatkan nilai sebesar 174,9 sekitar 3,119 nanometer dan zeta potensial sebesar minus 36," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Kamis (20/8/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis mulai dari infrastruk
Arsenal menang 3-0 atas Coventry City pada pekan pertama Liga Inggris 2026/27. Kai Havertz, Bukayo Saka, dan Martin Odegaard mencetak gol.
Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah lolos semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026 dan mengamankan medali pertama Indonesia. Mereka akan menghadapi unggulan pertama asa
Tanggal 22 Agustus memperingati pembentukan BKR, Hari Korban Kekerasan Atas Agama, Hari Susu Nabati Sedunia, dan Rainbow Baby Day.
Jogja Fashion Carnival 2026 berlangsung hari ini. Simak rekayasa lalu lintas, penutupan jalan, dan pengalihan arus di kawasan Malioboro dan Titik Nol Kilometer.
Cari agenda akhir pekan di Jogja? Simak 5 event menarik hari ini mulai dari Cherrypop Festival, Jogja Fashion Carnival, ArtJog hingga Indonesian Custom Show.